[ SEBELUM BACA JANGAN LUPA FOLLOW DULU!! NANTI BAKAL AUTHOR FOLLBACK 🦋 ]
kalau ada kuota tapi yaa...
NO PLAGIAT ❌ ingat!! Itu semua berurusan dengan yang di atas!
Cerita ini:
Fiksi 80%
Nyata 20%
Tidak ada hal percintaan, hanya 5% saja
Di setiap...
Alhamdulillah akhirnya bisa Update lagi^^ Semoga suka ya... Wkwk:)
° ° ° Semangat ya kalian^^ semangat untuk menjalankan hari-harinya. -Qaisara Zaralia- ° ° °
•••💚💚•••
Ditengah malam hari Sara terbangun dari tidurnya, karena merasa tidurnya tidak nyaman. Ia baru sadar bahwa dirinya ketiduran ditempat meja belajar.
Lantas Sara pun bangun dan membereskan tempat belajar yang tadinya berantakan menjadi rapih kembali, karena masih jam 23.22 wib Sara melanjutkan tidurnya lagi yang tertunda, dan berbaringlah Sara diatas kasur dan mulai memenjamkan matanya.
Sayup-sayup suara adzan subuh terdengar, tak terasa pagi hari pun tiba. Sara yang terusik dari tidurnya, lalu bangun dan meregangkan otot-otot tubuhnya yang terasa pegal dan sesekali menguap pelan.
"Perasaan baru juga tidur ... udah pagi aja,"gumamnya sambil masih memenjamkan matanya yang masih terasa mengantuk.
Lalu, Sara bangkit dari tempat tidur langsung masuk kedalam kamar mandi, untuk melakukan mandi pagi sebelum solat subuh, sudah menjadi kebiasaan. Biasanya Sara mandi sebelum adzan subuh berkumandang, karena tidurnya malam jadi, telat bangun.
Setelah beberapa menit mandi dan sudah melaksanakan solat subuh, dan juga sudah memakai seragam sekolah yaitu batik karena hari ini hari Kamis, jadi memakai seragam batik.
Waktu sudah menunjukan pukul 06.16 wib, Sara bergegas keluar dari kamarnya dan menemui anggota keluarga untuk sarapan pagi bersama.
Dan benar saja disana sudah terdapat kedua orangtuanya dan juga adiknya, Sara pun duduk di samping sang adik.
"Tumben, jam segini baru keluar? Biasanya Kak Sara yang selalu pertama,"tanya Rala.
Biasanya Sara lah yang selalu pertama ada diruang ini, dan selalu membantu Ibunya membuatkan sarapan. Karena tadi malam Sara sedikit begadang jadi telat bangun.
"Hehe ... Tadi Kakak telat bangun dek! Jadi, ya gitu."jawab Sara apa adanya sembari terkekeh.
"Kenapa bisa telat bangun Sar?"Sekarang yang bertanya Sang Ibu tak lain adalah Naya.
"Semalam aku ngerjain tugas Bun, jadi tidurnya agak larut,"jawab Sara.
Naya mengangguk."Lain kali kalau ada tugas sekolah, kerjain lebih awal ya Sar? Biar gak tidur kemalaman ya?"
"Iya Bun, siap!"ujar Sara sembari tersenyum simpul.