7.

329 37 1
                                    

happy reading!!
.
.
.
.




-UKS

"shhh"

Sean meringis pelan saat kapas beralkohol menyentuh ujung bibirnya

"eh maaf maaf, kekencengan ya gue mencetnya?"

Itu suara Gracia

jangan tanya dimana petugas PMR yang seharusnya berjaga

mereka diusir oleh Sean tadi

FLASHBACK ON

"Ge, gue gamau diobatin sama petugas pmr.."

Sean berujar pelan

"huh?, oh mau ngobatin sendiri?"

Gracia tak menoleh ke arah Sean

"Maunya diobatin lo."

Gracia menatap aneh ke arah Sean

Walau kini kedua pipi Gracia memanas tanpa sebab

"Kalo gamau mending kita gausah ke UKS"

jelas Sean

"Iya gue obatin."

"petugas PMRnya suruh pergi ya, gue malu."

Gracia tertawa mendengarnya

Dan Sean terhipnotis dengan tawa renyah itu

"lo banyak mau banget."

Ujar Gracia masih dengan sisa tawanya

sedangkan Sean hanya terkekeh pelan.

keduanya berjalan beriringan di koridor menuju UKS.

FLASHBACK OFF

Gracia merapikan kembali kotak P3K yang tadi ia gunakan

"duh seragam lo jadi lengket gitu.., maafin Anin ya Sean.."

Gracia menatap ke arah seragam Sean yang masih setengah basah dan terdapat noda kuning akibat kejadian di kantin tadi

"Yang salah Anin, kenapa lo yang minta maaf?. Lagian gue bisa lepas dan cuma pake kaos doang."

"Gatau, i just feeling like.., i must to say sorry to you"

Gracia menunduk tak mau menatap Sean

"No need. Berhenti minta maaf kalau bukan salah lo"

Hening.

Gracia memilih untuk diam sambil menunduk sedangkan Sean menatap ke arah Gracia dengan tatapan teduh yang ia perlihatkan hanya kepada bunda dan Christy saja

Mungkin mulai sekarang tatapan itu akan ia perlihatkan kepada Gracia juga.

"Ge..."

Gracia mengangkat kepalanya dan melotot kaget saat menyadari wajahnya dan wajah Sean yang kini begitu dekat

"eh.., kenapa Sean.."

Gracia langsung menjauhkan wajahnya

begitupun Sean

"Sebentar lagi bel masuk, lo balik duluan aja"

Gracia terlihat manggut manggut mendengarnya

"terus lo?"

"mau nyamperin Gito sama Daniel dulu."

"Kelas sama Kantin searah kan?"

Telinga sampai wajah Sean memerah malu

'sial..'

"oh i-iya ya..., yaudah ayo"

Sean tak berani menatap Gracia dengan keadaan wajah memerah seperti itu
ia langsung beranjak tanpa menunggu jawaban Gracia

different at all. [GRESHAN]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang