Makan Kamu. 🔞

4.1K 179 46
                                        

Happy reading!

...

Setelah selesai mempersiapkan segala alat dan bahan untuk memasak, Caine dan Rion mulai memasak.

Caine yang memakai kaos oversize dan celana pendeknya saja sudah terlihat sangat lucu, tapi sekarang Caine memakai celemek hijau muda bergambar karakter dino favoritnya, begitu lucu hingga Rion merasa sangat ingin menerkamnya.

"Yonn, kamu tolong bersihin ayamnya yaa, aku mau bikin bumbu dulu" Ucap Caine.

"He emm, abis itu ayamnya ini dipotong potong kann?" Tanya Rion sambil membersihkan ayam disamping Caine.

"Iyaa, jangan kekecilan ya, ini wadahnya aku taroh sini" Jawab Caine.

Rion mengangguk paham dengan yang dikatakan Caine. Mereka melakukan pekerjaan masing masing dengan senang dan bersemangat.

Caine memasak mengikuti urutan dibuku resep masakan milik neneknya, karna ini kali pertamanya memasak ayam woku, makanan favorit Rion. Jadi Caine tak mau mengecewakan Rion yang sudah banyak membantunya.

.

.

Akhirnya masakan Caine hampir matang, wangi masakan itu langsung menggugah selera makan. Tentu saja itu sangat menggoda bagi Rion yang paling bersemangat untuk mencicipi masakan ini.


Berdiri di belakang caine, melihat Caine yang membungkuk saat hendak mengambil mangkuk, Rion menyadari sepertinya ada yang lebih menggoda daripada ayam woku favoritnya.

Rion menyeringai, mendekat ke arah Caine dan mengelus pinggang rampingnya.

"Caine.. Kayanya kamu lebih enak dari ayam wokunya.." Bisik Rion dengan suara beratnya.

"E-eh? Maksudnyaa?" Caine sedikit gugup, ia tahu maksud Rion, tapi dia tak tahu harus berbuat bagaimana.

"Aku pengen makan kamu dulu sebelum makan ayamnya.. hayukk~"

Belum dibalas oleh Caine, Rion sudah menggendong Caine bagaikan menyunggi karung dibahunya.

"Rionn! Kompornya masih nyalaa!!" Teriak Caine sambil memukul kecil punggung Rion.

"iya iya, ini aku matiin. Sekarang kita kekamar yaaa" Ucap Rion setelah mematikan kompor dan bergegas ke kamar Caine dan mengunci pintu.

.

.

.


"H-hnggg.. R-rionnn.."

Caine tak bisa menahan suaranya saat Rion memainkan kedua putingnya itu. Rion menghisap puting Caine hingga bengkak dan merah, bahkan disana ada banyak bekas gigitan. Akibat permainan brutal Rion.

Caine hanya bisa menggeliat keenakan dibawah Rion. Dengan suara lembutnya yang membuat Rion semakin terangsang. Rion membuka celana dalam Caine, memperlihatkan penis imut Caine yang berdiri tegak dan mengeluarkan pre-cum.

"Kalo aku mainin nipples kamu aja udah bikin kamu kaya gini, gimana kalo aku masukin punya aku coba?" Goda Rion sambil memainkan cairan kental yang keluar dari lubang penis Caine.

Rion menelanjangi Caine, menampakkan Caine yang terbaring lemas dengan wajah yang memerah. Kulit putih mulus, bekas hisapan dan gigitan yang menjadi karya seni di kanvas bersih itu.

7709Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang