Part 5

19.2K 671 15
                                        

Happy reading

___

Mobil mereka akhirnya memasuki parkiran khusus untuk donatur sekolah. Kenapa di parkiran itu? Ya karena Daddynya adalah donatur terbesar dari sekolah ini jadi ia boleh memarkirkan mobilnya di parkiran khusus ini. Lagian ia bebas untuk melakukan apapun karena kekuasaan daddynya itu. Setelah memarkirkan mobil.

Ale menatap kagum sekolah yang megah dan mewah yang ada di depan matanya. Jadi kaca mobil mereka itu dari luar tidak bisa terlihat, tapi dari dalam mobil mereka bisa melihat dengan jelas apa yang ada di luar.

"Ayoo kak, kita keluar," ajak Riel menyadarkan Ale yang sedang terkagum dengan bangunan mewah yang di akan menjadi sekolah barunya itu.

"Ehh iya kalian punya kacamata hitam tidak?" Tanya Ale. Membuat Riel dan Arc menatap bingung Ale. Untuk apa kacamata hitam? Apa Ale akan menghadiri acara pemakaman? Tapi siapa yang meninggal? Batin Arc dan Riel menduga duga.

"Emang buat apaan kak?" Tanya Riel penasaran.

"Ada deh!" Jawab Ale sambil mengedipkan matanya membuat wajah Riel bersemu merah.

"Anjing barusan di kedipin aja Uda tegang ni si Cito. Apalagi kalo Udah masuk ke dalem, bisa bisa melayang ni burung!!" Batin Riel menahan nafasnya. Karena ia sekarang terangsang.

"Tuh" ujar Arc menunjuk kacamata hitam yang ada di pojok kursi Riel. Dan

Brukk

"Arghh" erang Riel saat Ale terjatuh di depan selangkangannya. Saat mau mengambil kacamata yang ada di sudut mobil di dekat Riel.

"Apaan tuh gede banget," batin Ale saat melihat selangkangan Riel. Lalu dengan penasaran 45 Ale langsung meremas gundukan yang ada di selangkangan Riel.

"Emhhh kakkh" desah Riel. Membuat Ale tersadar lalu dengan cepat mengambil kaca mata hitamnya.

"Maaf ya Riel! Hehehe" cengir Ale dengan wajah tak berdosanya saat melihat wajar Riel yang sudah memerah dengan urat urat yang menonjol tanda menahan nafsu bejadnya.

Arc yang melihat kejadian itu menggeram marah apalagi melihat tatapan sayu dan penuh minat Riel kepada Ale.

Saat merasakan dirinya dalam bahaya Ale langsung membuka pintu mobil dan keluar.

Saat Ale turun Kaki jenjangnya itu mulai turun, menginjak tanah, rambut yang ia gerai perlahan tertiup angin saat ia turun Manik biru milik gadis itu memandang sekitanya.

Ternyata hanya ada laki laki saja. Para laki laki itu juga Tengah menatap dirinya dengan kagum, ngiler, dan ada yang menganga lebar, ada yang mimisan bahkan sampai ada yang pingsan di tempat. Dan ada yang berdiri tegak tapi bukan keadilan.

"ANJIRR INI GUA GAK SALAH LIAT KAN? ADA BIDADARI COKK BIDADARII"

"Cantik banget gilaaa!! Macam percampuran antara Dewi Athena dan Appropriate"

"loh babe kok kamu disini sin? Harusnya kamu di rumah tunggu aku pulang, sayang"

"halu lo anjir, istri gue itu enak aja lo"

"Anjir bodynya mantep!!"

"Iya njir Ampe celana gue basah Cuy!!"

"alay banget kalian, mana mau dia sama jamer kayak kalian

"sirik lo"

Begitulah teriakan para kaum adam yang melihat Ale dengan tatapan predator yang siap menerkam mangsanya.

You Are Mine Ale Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang