• Who is the prettiest girl? Artemesia
• Who is the sexiest girl? Artemesia
• Who is the hottest girl? Artemesia
• Who is the most wanted girl? Artemesia
• Who is the richest girl? Artemesia
• Who is the perfect girl? Artemesia
Artemesia Isabella Ba...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Brak brak brak
"ARTEMESIA ISABELLA BARKLEY!"
Brak brak brak
"ARTEMESIA!"
Suara-suara berisik itu mengusik tidur nyenyak Artemesia, terpaksa membuatnya harus bangun. Dengan perasaan dongkol, ia berjalan ke arah pintu kamarnya, jika tidak maka dipastikan setelah ini kedua gendang telinganya akan pecah.
Ceklek
"Ada apa? Apa dunia akan kiamat? Apa kalian takut dosa kalian ke gue selama ini makanya datang buat minta maaf? Udah gue maafin, jangan ganggu gue!" Tutur gadis itu dengan sekali tarikan napas dan bersiap untuk menutup kembali pintu kamarnya.
Tapi Devan menahan pintu tersebut. Pria itu mengangkat tangannya yang sedang memegang ponsel dan menunjukkan sebuah foto instagram. Ya, itu adalah foto Artemesia.
"Hoammm," gadis itu menguap dan menatap Devan dengan malas, "gue tau itu foto gue, kenapa?" tanyanya.
"Hapus. foto. lo. sekarang!" Titah Devan dengan penuh penekanan.
Artemesia hanya mengangkat sebelah alisnya, "lo nggak ada hak buat ngatur gue," jawab gadis itu santai.
"Pakaian lo buat cowo-cowo ngegodain lo, tau nggak?" Kata Devan sembari menunjuk foto tersebut.
"Cuman ngegodain kan? Ga bisa disentuh juga." Balas Artemesia semberi menyenderkan bahunya di pintu dan memainkan kuku-kukunya.
"Lo bisa nggak sih sekali aja dengerin omongan gue." Ucap Devan dengan menahan emosinya.
"Ck, lucu bang lucu. Lo bukan abang gue dan gue bukan adek lo, we are sibling but actually we aren't, so please act like you are before."
Devan terdiam, dia kehabisan kata-kata untuk merespon Ria. "Dah, gue mau tidur."
.
.
.
Sabtu kali ini, Artemesia memilih untuk memakai pakaian yang lebih simpel dengan makeup natural.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.