Chapter 11.

217 18 7
                                        

"Kita tidak pernah menyelesaikan permainan 'mari kita saling mengenal lebih baik', kau tahu itu kan?" Draco menyeringai kecil menatap Hermione.

"Ya, kita belum menyelesaikannya. Aku yakin kita masih memiliki beberapa pertanyaan lagi." Hermione menjawab dengan senyum yang terpampang di wajahnya sembari bersandar pada salah satu tiang. "Jadi, aku akan bertanya padamu dulu. Apa minuman favoritmu?".

"Firewhiskey."

Hermione sedikit tertawa mendengar jawaban Draco, tetapi ketika membaca raut serius lelaki itu, ia berhenti. "Apa kau serius?"

"Kenapa tidak?" Draco menundukkan alisnya ke arah Hermione.

"Oh, baiklah...kurasa itu bisa dimengerti. Kita semua berusia delapan belas tahun sekarang dan legal bagi kita untuk mengonsumsi minuman beralkohol."

"Ya, aku pernah menyelinap beberapa tahun lalu."

"Seperti, di halaman sekolah?" Hermione bertanya dengan mata terbelalak, benar-benar terkejut. "Kau mengonsumsi Firewhiskey secara ilegal di halaman sekolah?"

"Semua orang melakukannya." Draco mengangkat bahunya seolah itu bukan apa-apa.

"Itu benar-benar tidak masuk akal! Bagaimana kalian bisa menyelinap masuk? Tidak, bagaimana kalian bisa mendapatkan minuman itu?" Hermione mulai mengajukan pertanyaan dengan mata terbelalak.

"Kupikir kau sudah bertanya setidaknya lima belas pertanyaan sekarang."

Hermione menutup mulutnya dan berdehem. "Yah, menurutku tidak masalah kau meminum Firewhiskey secara ilegal ataupun legal."

"Apa minuman favoritmu?" Draco bertanya sembari menatap Hermione.

"Butterbeer." Jawab Hermione. "Itu satu-satunya minuman mendekati alkohol yang pernah aku minum. Pernah. Aku bahkan sedikit mabuk setelah satu kali meminumnya dua cangkir."

"Maksudmu kau belum pernah minum setetes pun Firewhiskey?" Sekarang giliran Draco yang terkejut. "Apa kau gila? Bagaimana kau bisa hidup dengan itu? Apa kau bahkan menyebut dirimu penyihir?"

"Kupikir kau juga sudah mengajukan setidaknya lima belas pertanyaan sekarang." Hermione menyeringai saat ia melontarkan kata-kata Draco kembali padanya.

"Bukan itu maksudnya! Kau tahu? Aku harus mengajakmu keluar untuk minum Firewhiskey. Kau gila!"

"Aku bisa hidup baik-baik saja tanpa Firewhiskey."

"Itu karena kau sama sekali tidak tahu bagaimana rasanya. Begitu kau menyesapnya, Butterbeer akan menjadi minuman yang paling tidak kau sukai."

"Tunggu, apa kau baru saja menawarkan untuk membelikanku minuman?" Hermione bertanya sembari mengangkat alisnya. "Menarik."

"Yah, apa kau akan menolaknya?" Draco menyeringai. "Ini akan seperti dua orang teman yang minum bersama."

"Teman, ya? Baiklah. Tapi, harus kuingatkan, kita tidak boleh keluar dari halaman sekolah."

"Apa kau serius? Kita bisa menyelinap untuk keluar."

"Kita akan dikeluarkan. Sebaiknya kita mengajukan gagasan kepada Profesor McGonagall untuk mengirim beberapa siswa ke Hogsmeade."

"Itu membosankan. Apa kau tidak ingin hidup sedikit?"

"Tidak, aku ingin menyelesaikan pendidikanku dan mendapatkan pekerjaan yang bagus dengan gaji yang besar."

"Jadi kau lebih memilih karier daripada keluarga?"

"Yah, itu tergantung. Aku ingin menikah lebih awal, tapi siapa yang tahu apa aku akan bertemu dengan pria yang cocok untukku nantinya?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 25, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The Hoax : Terjemahan.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang