Part 10

214 7 0
                                    

Sungguh mereka harus mengajarkan Harsaka supaya Harsaka juga tidak merugikan dirinya sendiri.

"Kamu tidak ada rasa sama dia?" tanya Serena serius.

"Tidak Kak, sejak awal aku sama dia hanya sebatas teman ranjang," balas Harsaka tegas.

"Kami tidak sebodoh itu Saka, kamu bukan orang yang suka melakukan aktivitas sekolah di malam minggu. Tiba-tiba Rena datang, kamu mengajukan diri, mencukupi kebutuhan Rena. Bukankah kamu ada sedikit rasa sama dia?" sanggah Yuki yang tepat sasaran.

Harsaka diam saja, mau dia membantah lagi juga mereka tidak akan percaya. Mereka kenal dia bukan sehari dua hari tapi bertahun-tahun dan jelas mereka tahu gimana sifat masing-masing, melihat dia diam saja membuat mereka yakin apa yang mereka pikirkan memang benar kalau dia memiliki rasa walau sedikit ke Renata.

"Saka, besok kita ke LN selama sebulan. Biasa urus cabang baru di sana," kata Hendra tiba-tiba.

Five Stars senang mendengar Harsaka pergi ke luar negeri, mereka tahu kalau Hendra menyuruh Harsaka cepat-cepat pergi besok karena Hendra maupun sahabat Harsaka tidak mau Harsaka terlalu mudah dimanfaatkan dan dibodohi lagi, biar saja Renata di sini diawasi mereka sekaligus memberikan pelajaran ke Renata kalau orang sebaik dan setulus Harsaka tidak pantas disakiti.

"Baik Kak," balas Harsaka menyetujui.

Harsaka tidak akan menolak, dia tahu cabang baru harus mereka urus dan sangat penting. Para sahabat Harsaka ikut membantu dalam membuka cabang baru Harsaka, Harsaka sudah menolak bantuan mereka namun mereka tetap memaksa membuat dia hanya pasrah.

Soal kuliah, itu urusan mudah buat para sahabat Harsaka. Mereka akan mengikuti kelas online atau izin tidak kuliah sementara waktu juga tidak akan membuat mereka bodoh, jadi tidak ada alasan untuk Harsaka menolak mereka ikut juga.

Mendengar Harsaka yang menyetujui membuat mereka tambah senang, mereka menyuruh Harsaka untuk mengemasi barang-barangnya dan melarang Harsaka untuk mengirimkan pesan pada Renata, Harsaka hanya pasrah dan menuruti kemauan mereka.

Setelah Harsaka kembali ke kamar, mereka berdiskusi soal Harsaka dan Renata dan pastinya harus ada hukuman buat Renata yang sudah menyia-nyiakan Harsaka. Setelah urusan Five Stars selesai, mereka pamit pulang.

Five Stars tidak mengantar ke bandara tapi mereka meminta pacar masing-masing untuk mengawasi Harsaka saja, mereka mau Harsaka terpantau supaya Harsaka tidak mengirim pesan apa pun pada Renata biarlah mereka kejam namun semua demi kebaikan Harsaka juga.

Keesokkan harinya, Harsaka dan sahabatnya pergi ke luar negeri menggunakan pesawat pribadi. Five Stars tidak mengantar mereka ke bandara, Five Stars tidak mau Renata curiga dan Five Stars mau kalau Renata sadar jika mereka pergi.

Rutinitas sehari-hari seperti biasa hanya saja malam minggu Renata malah lupa sama janjinya, padahal hari itu seharusnya dia melayani Harsaka. Five Stars tidak di apartemen pada malam minggu, mereka ke basecamp pacar mereka.

Mereka ingin tahu, apakah Renata akan datang ke basecamp Harsaka atau tidak? Atau malah sibuk dengan selingkuhannya. Ternyata, Renata benar-benar sibuk dan lupa dengan janji yang seharusnya dia tepati dengan Harsaka.

Mereka melapor ke pasangan masing-masing dan akhirnya mereka sepakat, mereka akan menjalankan rencananya besok. Keesokkan harinya, mereka selalu menyibukkan Harsaka di sana.

Sampai-sampai Harsaka lupa untuk memberikan uang pada Renata setiap harinya, mereka melakukan ini supaya Renata sadar hanya Harsaka saja yang benar-benar menginginkan Renata tanpa menghabiskan uang milik Renata.

Saat Harsaka dan sahabatnya pergi, Five Stars tetap memperlakukan Renata dengan baik sesuai keinginan Harsaka. Jika Renata membawa pulang selingkuhannya ke apartemen, Yuki tidak segan-segan memanggil satpam untuk mengusir selingkuhan Renata.

Perlu diketahui, apartemen ini milik Harsaka jadi pria atau gadis mana pun selain mereka dilarang masuk. Jika Renata tidak suka, dia bisa keluar dari apartemen Harsaka.

Mereka tidak akan mempertahankan Renata yang bodoh tanpa melihat Harsaka yang tulus dengannya, mereka juga tidak peduli jika Renata hidup gelandangan di jalan. Bagi mereka Harsaka terlalu baik, jika Harsaka tidak bisa tegas maka mereka siap menggantikan.

Beberapa minggu kemudian, Renata menatap saldo di kartu yang Harsaka berikan. Jika setiap hari Renata akan diberikan 1 juta secara cuma-cuma, sekarang tidak ada transferan sama sekali dari Harsaka sejak Harsaka pergi ke LN.

Sejak Harsaka pergi juga hidup Renata terlalu hedon, dia selalu membayari setiap orang yang dia kenal bahkan pacarnya pun dia bayarin. Renata merasa dirinya sudah kaya dan bebas mau ngapain aja, terlebih uang mudah didapatkan.

Berbeda saat Renata dengan Harsaka, di mana Harsaka selalu memanjakan dan membelikan apa pun yang dia inginkan. Five stars sudah menasehati dia kalau dia hanya dimanfaatkan sama mereka yang baru dia kenal hanya saja dia mengabaikan semua itu.

Hari ini, Renata sudah kehabisan uang. Uang miliyaran ditabungannya belum tentu dia bisa habiskan semuanya saking banyaknya uang, kini habis dalam sekejap. Sungguh dia pusing sekarang, dia tidak mungkin bekerja dan meminjam uang pun pada siapa?

Okelah kalau Five Stars meminjamkan, lalu Renata gantinya bagaimana kalau dia tidak kerja? Satu-satunya yang dia harapkan Harsaka memberikan uang padanya, namun dia tidak berani memintanya.

Sebulan telah berlalu, kondisi Harsaka tentu baik-baik saja. Berbeda dengan Renata yang kehidupannya hancur, tenang Five Stars tidak akan meninggalkan Renata. Mereka hanya mau Renata sadar kalau temen yang memanfaatkan dia untuk kesenangan saja, sebaiknya dijauhkan.

Renata tidak akan mengerti kalau dia belum merasakan apa yang mereka katakan, sekalipun uang Renata habis untuk hedon dengan orang lain soal kebutuhan sehari-hari Five Stars masih menanggungnya.

Alasannya? Sebulan ini pacar Five Stars selalu mengirim uang lebih pada mereka, uang itu mereka simpan untuk kebutuhan Renata jika mendesak.

Tetap saja uang itu uang Harsaka yang pacar mereka minta tanpa sepengetahuan Harsaka, Harsaka yang sudah mengenal lama pun tidak segan-segan memberikan apa pun yang diminta apalagi Harsaka sudah menganggapnya sebagai keluarga dan saudara.

"Sudah lihat sendiri 'kan, mana yang tulus dan mana yang menginginkan uang mu saja," kata Alena datar.

"Maaf," balas Renata menyesal.

"Kami tidak butuh maaf kamu, Saka yang lebih pantas," kata Joanna tegas.

"Aku tahu Kak, tapi aku hubungi Saka gimana? Telepon dan pesan saja tidak ada satu pun dibalas atau diangkat," balas Renata jujur.

"Hendra yang menyita ponsel Saka, supaya kamu sadar betapa pentingnya Saka dalam hidup kamu bukan Saka saja yang peduli sama kamu," kata Yuki sinis.

TBC

36. Garuda High SchoolTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang