11. Masalah Baru

351 64 13
                                        

Disclaimer : Beberapa hal yang ada di cerita ini mungkin akan berbeda dengan hukum yang berlaku di Indonesia, karena memang cerita ini murni karangan penulis, tidak ada sangkut pautnya di kehidupan nyata.

___________

Brak

"Sialan!"

Marcel menendang meja di hadapannya, tidak peduli meskipun semua barang yang ada di atasnya akan berserakan. Yang ia pedulikan saat ini hanyalah anak-anaknya. Emosinya memuncak saat sebuah surat dari pengadilan tiba-tiba datang ke tangannya, yang mana surat itu adalah hasil dari pengajuan dari Kaluna. Ternyata wanita itu tidak main-main dengan perkataannya yang akan mengambil hak asuh Lula.

Ceklek

"Tuan, anda baik-baik saja?"

Seorang laki-laki berperawakan tinggi besar masuk ketika terdengar suara gebrakan dari dalam ruangan bosnya itu. Kenan, laki-laki itu adalah tangan kanan Marcel yang juga sering membantu ataupun mewakili Marcel di saat-saat tertentu.

"Kenan, aku memberhentikanmu di perusahaan!" Kenan mendelik. Apakah ia membuat kesalahan? fikirnya.

"T-tuan, apakah saya-"

"Mulai saat ini kau akan bekerja sebagai asisten pribadiku! dan aku menugaskanmu untuk menjaga anak-anak, terutama Lula" Tegas Marcel. Ia tidak akan membiarkan Kaluna membawa pergi anak-anaknya.

"Aku juga akan menyewa beberapa bodyguard untuk membantumu" Tambah Marcel.

Kenan segera mengangguk. Ia bernafas lega, setidaknya Marcel masih memberikan pekerjaan baru untuknya. "Apa terjadi sesuatu, tuan?" Tanya Kenan.

Marcel mengangguk "Wanita itu kembali berulah, dia mau bermain-main denganku. Anak-anak adalah milikku! dan tidak akan ku biarkan wanita itu menyentuh anak-anak barang seinchi pun! " Ucap Marcel penuh kekesalan.

Mendengar suaranya saja sudah membuat bulu kuduk Kenan meremang. Kenan sangat mengenal bosnya itu, dia adalah laki-laki penuh kasih sayang namun jika ada seseorang yang mengusik hidupnya, ia tidak segan-segan untuk menghancurkan hidup sang pengusik tersebut. Marcel yang di selimuti amarah akan berubah menjadi sosok monster yang kejam. Dan Kaluna barusaja membangunkan monster tersebut.

***

Di belahan dunia lain, Raina sedang sibuk dengan pasiennya yang sedari tadi tidak mau di tinggalkan. Raina adalah seorang dokter anak dan sudah di pastikan setiap harinya ia akan bertemu pasien anak-anak dengan berbagai sifat manjanya. Seperti sekarang ini, seorang anak perempuan berumur lima tahun yang baru semalam di rawat setelah demam tinggi. Awalnya anak itu sangat takut dengan para dokter dan perawat yang membawa suntik dan obat-obatan, namun setelah Raina memberikan pengertian dengan suara lembutnya, anak itu justru tidak mau lepas dari Raina. Bahkan ayah dan ibunya yang juga ada di ruangan itu, seolah di lupakan oleh sang anak.

"Sayang, kamu sama bunda dulu ya. Ibu dokternya mau ngobatin pasien lain" Ibu dari anak manis tersebut berusaha untuk membujuk anaknya. Jujur saja ia merasa tidak enak pada Raina yang pekerjaannya harus terganggu karena sang anak.

Sayap Putih Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang