-
.
.
.
.
.
"Huuufftt..." Hembusan nafas dari Christian, Christian yang melihat kondisi sudah aman dia mencoba menceritakan geng SATROVA pada Ferrel, Ferrel juga bingung kenapa dia diajak lari oleh Christian.
"Rel jangan coba-coba buat bikin masalah sama anak-anak SATROVA gw kawatir sama lo." Ucap Christian serius, karena dia benar-benar kawatir dengan teman pertamanya itu.
"Tenang Tian gw kuat kok, gw bisa jaga diri kok lo gausah kawatir." Ucap Ferrel menenangkan teman baru-nya ini.
"Oke, gini aja pokoknya jauhin orang yang bernama Zean, Aldo, Aran, Ollan, Daniel, orang-orang itu jangan sampai lo berurusan sama mereka." Ujar Christian panjang lebar.
'Kenapa dia bahas SATROVA mulu sih apa bahayanya anak kampung kek mereka.' Ucap Ferrel didalam pikiranya.
"Tenang Tia-"
Brakk~
Ucapan Ferrel terpotong saat ada kelima inti SATROVA yang sedang menuju tempat Ferrel dan Christian,
Christian yang melihat itu panik seketika dia ingin mengajak Ferrel kabur tapi sebelum bisa beranjak mereka langsung dikepung anggota SATROVA.
"Rel kabu-" Ucap Christian yang ingin kabur tapi karena sudah dikepung anak-anak SATROVA,dia pun siap-siap untuk berkelahi.
"Rel sorry ye kalo lu jadi ikutan masalah gw." Ucap Christian merasa bersalah, padahal dia belum tau kalo Ferrel bisa aja membantai mereka apalagi kelima inti SATROVA tapi pasti Ferrel akan babak belur.
'Hadehh baru ae masuk sekolah udah disuguhkan santapan gini, tahan Rel jangan sampe kelepasan.' Ferrel bingung karena dia baru masuk sekolah baru masa harus berurusan dengan berandalan kampungan ini.
"Tian....gw ma-"
Bughh~
Belum sempat Ferrel mengucapkan kata, dari belakang dia diserang menggunakan balok kayu, tapi karena Christian melihatnya dia langsung menendang balok kayu itu, balok kayu-pun terlepas dari genggaman orang itu tanpa basa-basi Christian memukul wajah orang itu tepat di area hidung yang langsung membuat orang itu pingsan dengan sekali pukul.
Brakk~
Bughh~
"Kalian nyentuh temen gw mati kalian sama gw!!" Ucap Christian yang sudah dalam mode berkelahi.
"Woi curut, mau bikin mati kita pake apa caranya bodohh!!" Ucap Aran yang melihat Christian mode berkelahi, karena Aran pernah dulu dibuat babak belur oleh Christian.
"Woi bencong lu napa diem ae, ngompol lo!?" Ucap siapa lagi kalo bukan Aldo, laki-laki berbadan bongsor.
Ferrel yang diejek hanya diam karena dia ingin hidup normal kaya di film-film percintaan, tapi ketika kenyataan-nya susah untuk hidup normal di kehidupanya itu.'Maafin Ferrel bunda, Ferrel melanggar janji lagi.' Ucap Ferrel dalam hati.
"Maju kalian semua!!" Teriak Ferrel yang sudah tidak ingin basa-basi karena pasti Ferrel membuat mereka babak belur.
Ferrel langsung menerjang kearah kelima inti SATROVA itu, Christian yang melihat Ferrel sudah menerjang itu dibuat kaget.
"Rel jangan ceroboh Rel!!" Teriak Christian yang ingin menahan Ferrel agar tidak berurusan dengan kelima orang yang berbahaya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ferrel The Fighter
Fiksi RemajaSeorang laki-laki yang ingin hidup normal, tapi banyak sekali rintangan yang selalu didepan mata.
