donghyuck membuka matanya, suasana yang aneh ini sama seperti saat dirinya koma
"eh?"
donghyuck berdiri dia menatap sekelilingnya dengan bingung "bukankah tadi aku berada di ruangan nenek tua?"
tik
donghyuck menunduk, itu genangan air
dia semakin bingung, apakah dia berhalusinasi?
"hai"
donghyuck kembali mendongak dia menatap sekitar mencoba mencari sumber suara tadi
keningnya berkerut melihat sosok di depan matanya yang sedang tersenyum "apa halusinasi ku parah? kenapa aku bisa melihat bayangan ku sendiri?"
"nama ku donghyuck"
donghyuck semakin heran saat kembaran dirinya berbicara "kau kan memang donghyuck-"
"yang berjiwa haechan"
donghyuck terdiam "aku tidak menyangka kita akan bertemu disini donghyuck! kau tau aku selalu memperhatikan mu dari atas sini!" seru haechan
haechan mendekat dan menepuk nepuk pundak donghyuck dengan senang
donghyuck menatapnya dengan aneh "oh ayolah kenapa reaksimu begini?" dengus haechan
"apa aku gila? bukankah haechan sudah mati" bingung nya
haechan berdecih "kau kan sudah mati juga"
"benar juga"
donghyuck melotot dia memegang pundak haechan dengan kuat membuat sang empu kebingungan
"berarti! apa kau menjalani hidupmu di zaman ku?! apa kau menjadi raja disana?! apa aku yang disana belum mati?! apa jiwa kita tertukar?! apa kau-"
"apa kau bodoh? jiwa kita tidak bertukar tubuh mu jelek, sudah tidak bisa di tempati"
ekspresi wajah donghyuck menjadi masam "kau menghina tubuh ku" sinis nya
"tentu saja! dibandingkan tubuh mu tubuh ku lebih bagus!" bangga haechan
donghyuck mengangkat bajunya "perut mu jelek, gendut"
haechan terdiam dia mengangkat bajunya juga "perutmu juga-wow berotot"
haechan meraba raba perut nya, merasakan kotak kotak indah disana "wah aku belum pernah mempunyai tubuh seperti ini, aku ralat tubuh mu bagus"
donghyuck merasa malu sendiri melihat sikap haechan yang mengelus elus perutnya sendiri
"dimana kau mendapatkan tubuh ku?" tanya donghyuck
"aku memungutnya" jawab haechan
donghyuck menganga "memangnya tubuh ku sampah?! dimana kau memungutnya!"
"di tempat pemakaman" haechan merapikan kembali penampilannya
ingin rasanya donghyuck membelah mulut haechan sekarang "kau si–"
"hey donghyuck tentang sungchan"
donghyuck terdiam ekspresi haechan menjadi serius dia juga ikut serius
"dia tampan"
oh sial, seharusnya donghyuck membelah seluruh tubuhnya saja!
"aku ingin pulang" ketusnya
"jangan tergesa gesa!! kita bahkan belum membahas tentang masa depan!"
"masa depan apanya, kau sudah mati"
haechan mengangguk "hm hm benar juga"
donghyuck mendengus, dia berjongkok disana memainkan air dibawahnya sambil menatap bayangan wajahnya
KAMU SEDANG MEMBACA
charismatic idol
Cerita Pendekdonghyuck seorang raja di kehidupan nya malah mendapatkan musibah, dimana dirinya di tikam oleh pelayan nya sendiri dia pikir itu akhir dari hidupnya, tapi nyatanya dia malah terbangun sebagai sosok idol bernama lee haechan. karya ini hanya khalayan...
