23

851 36 2
                                        

••••

tiga minggu telah berlalu, yang mana artinya pernikahan zean dan marsha kurang satu minggu lagi.

selama tiga minggu kemaren, zean dan marsha sibuk mengurus semua kebutuhan yang akan mereka butuhkan saat pernikahan nanti.

dari zean yang sudah menyiapkan sebuah gedung untuk jadikan tempat pernikahannya dengan marsha nanti, sedangkan marsha, mama nya, dan mama zean, mereka bertiga menyiapkan pakaiannya yang akan di kenakan ketika pernikahan nanti, sedangkan papa zean dan papa marsha mereka berdua bantu menyusun dekor di gedung yang sudah di siapkan.

semuanya selama tiga minggu, mereka telah siapkan semua dengan matang, dari gedung pernikahan, pakaian, catering, dan rangkaian acara yang akan dibawakan nanti. teman-teman zean maupun marsha juga tidak luput untuk membantu mempersiapkan pernikahan sahabatnya itu.

dan satu lagi zean sudah membeli satu rumah untuk di tinggali nantinya setelah menikah dengan marsha, ya zean dan marsha memutuskan nantinya setelah menikah mereka berdua memilih untuk berpisah rumah dari orang tuanya, dengan alasan agar mereka lebih mandiri lagi dalam mengurus rumah tangganya.

••••

saat ini zean sedang berada di ruang tv, ia sedang berkumpul dengan mama dan papa nya.

"inget ya zee jangan ketemu dulu sama marsha selama 1 minggu ini, aws aja sampe kamu diem-diem buat nemuin marsha" ucap shani

ya zean di larang untuk bertemu dengen marsha selama 1 minggu ini, hal ini di percayai agar tidak terjadi hal-hal buruk pada mereka.

"iyaa ma" ucap zean dengan lesu

"jangan lesu gitu doang, lagian cuman satu minggu doang, habis itu kalian langsung nikah sepuasnya lah tuh bisa ketemu setiap hari" ucap shani

"gatau nih, emng kamu mau nanti terjadi hal-hal buruk sebelum kalian menikah, terus kalian ga jadi nikah mau ?" ucap gracio yang menakut-nakuti zean agar menurut

"yaa gamaulah pa" ucap zean dengan cepat, karena memang dia tidak mau pernikahan yang sudah ia siapkan dari jauh hari dengan marsha nantinya batal

"yaudah makanya nurut, dulu papa pas mau nikah sama mama kamu kayak gini juga" ucap gracio

"itukan dulu pa, sekarang zamannya udh beda masa masih percaya aja sama hal-hal kayak gitu, kalo zean dan marsha ga aneh-aneh gabakalan juga terjadi hal buruk pada kita" ucap zean yang masih ngeyel

"udah zee kamu nurut aja ya, ini juga demi kebaikan kamu sama marsha, kitakan gatau datangnya musibah itu kapan, jadi lebih baik kita jaga-jaga dari sekarang" ucap shani yang mengelus punggung zean

"dengerin tuhh kata mama" ucap gracio

"iyaa-iyaa pa" ucap zean yang sudah pasrah

"yaudah ma pa zean mau ke atas ya mau istirahat" pamit zean

"yaudah sana istirahat, lagian ini udh mau jam sembilan" ucap shani

zean pun beranjak dari duduknya, ia langsung pergi menuju ke kamarnya yang berada di lantai dua untuk beristirahat.

"hufhh bisa ga ya gua ga ketemu sama marsha selama 1 minggu kedepan" ucap zean

"kenapa harus pakek acara ga dibolehin ketemu selama seminggu sihh, ahh gua bakalan kangen sama marsha" gumam zean

"aku chat marsha aja dehh"

setelah bergumam sendiri, akhirnya zean memutuskan untuk chat kekasihnya yang sedang ia rindukan itu.

setelah bergumam sendiri, akhirnya zean memutuskan untuk chat kekasihnya yang sedang ia rindukan itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
First Love (ZeeSha)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang