27 🔞 [END]

3.3K 86 7
                                        

••••

malam haripun tiba, zean dan marsha sudah berada di kamarnya, mereka baru saja menyelesaikan makan malamnya.

keduanya masih sibuk memainkan handphone nya masing-masing, namun marsha seketika teringat dengan ucapan zean tadi sore.

"ouh iyaa mas, apa jawabannya yang tadi sore ini kan udh malam katanya mau di kasih tau kalo udh malam" ucap marsha

zean yang awlnya bermain handphone pun langsung meletakkan handphonenya.

"emng penasaran banget yaa kamu" tanya zean

"iyaa aku penasaran dan biar rumah kita ga sepi-sepi banget juga" ucap marsha

zean pun berpikir sejenak dan sambil memandangi wajah istrinya itu, ia tersenyum ketika ia mengingat hal kemaren malam yang ia lakukan sama marsha.

"ihhh malah senyum-senyum, jawab mas" ucap marsha yang memaksa

"bawah kamu masih sakit ga sayang" tanya zean tiba-tiba

"udahh ngga, kenapa emngnya" tanya marsha

zean yang mendengar jawaban dari istrinya itu tersenyum dan mendekat kearah wajah marsha "kamu mau tau jawabannya kan, jawabannya adalah kita buat dedek lagi yok biar nanti rumah ini ga sepi lagi" bisik zean di telinga marsha

Marsha yang mendengarnya pun kaget dan langsung menjauhkan wajahnya dari zean.

"heyy malah bengong, gimana mau kan" tanya zean yang menyadarkan marsha karena melamun

"hah ee-emng harus ya mas kayak gitu lagi, kan kemaren malam udah" ucap marsha

"kalo cuman sekali doang belum tentu langsung jadi sayang" ucap zean

"gimana mau kan" tanya zean lagi

marsha masih melamun, ia memikirkan kejadian kemarin malam, ia takut sakit lagi nantinya tapi ia juga sudah kecanduan oleh sentuhan yang zean berikan kemaren malam

dan dengan ragu-ragu marsha menjawab "hmm yaudah ayo mas" ucap marsha yang membuat zean tersenyum lebar.

setelah mendapatkan jawaban dari marsha, zean langsung menindih tubuh marsha dan melumat bibir marsha

zean terus melumat bibir marsha dengan lembut, tangannya tidak tinggal diam kedua tangannya mulai melepas satu-persatu kancing baju Marsha dan membuka branya sekaligus dan membuangnya ke sembarang tempat.

marsha hanya bisa pasrah dan mengikuti permainan suaminya itu, marsha yang sudah merasakan kehabisan nafas, ia memukul punggung zean untuk berhenti sejenak, zean yang paham pun ia melepaskan tautan bibirnya untuk membiarkan marsha mengambil nafas terlebih dahulu

"hufhh" lega marsha ketika sudah bisa bernafas lega "baju kamu buka mas" pinta marsha, dan zean pun langsung membuka nya hingga ke celana yang ia pakai, dan terlihat punya zean sudah keras dan berdiri sedari tadi, setelah zean melepas semua pakaiannya, ia tak lupa juga melepas celana dan cd yang masih marsha kenakan.

dan keduanya saat ini sudah full naked, setelah membuka semua pakaiannya zean kembali menyambar bibir manis marsha, menciumnya dengan lembut agar marsha hanyut dalam ciumannya, zean melumat bibir marsha dan lidahnya menerobos masuk ke dalam mulut marsha mengobrak abrik di dalam sana, marsha juga tak mau kalah lidah nya menyambut baik lidah zean, lidah mereka berdua saling bertukar saliva.

hingga ciuman zean turun ke leher mulus dan putih milik marsha, ia membuat tanda kepemilikan disana "eumhh" desah marsha ketika zean menggigit lehernya, setelah merasa cukup ia membuat tanda di leher marsha, sekarang ia beralih ke dua gundukan marsha.

First Love (ZeeSha)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang