25 🔞

3.4K 79 2
                                        

WARNING AREA HANYA UNTUK 18+

••••

waktu sudah beranjak malam, kedua pasangan yang baru saja kemarin sah manjadi suami istri saat ini sedang berada di kamarnya.

kedua pasangan suami istri itu bersiap untuk tidur malam, keduanya saat ini saling berpelukan di atas kasur.

selang beberapa menit mereka berpelukan, zean teringat akan hal tadi pagi yang marsha ucapkan.

"hmm meng katanya tadi pagi aku boleh minta yang lain" ucap zean yang masih setia memeluk istrinya

Marsha yang mendengar ucapan zean ia kaget, sebenernya ia tau maksud zean apa, tapi di sisi lain ia masih takut untuk melakukan apa yang zean maksud.

"hmm emng mas udh pengen banget ya" tanya marsha yang merenggangkan pelukannya dan menatap wajah zean

"klo ditanya gitu ya, iyaa, tapi kalo kamu belum siap aku ga maksa kok sayang" ucap zean yang mengelus lembut kedua pipi marsha

setelah mendengar pernyataan zean, keduanya kini hanya terdiam, sebenernya marsha juga ingin memberikan hak nya sebagai seorang istri, tapi yang ia pikirkan adalah rasa sakitnya ketika melakukannya.

setelah beberapa menit tidak ada obrolan di antara keduanya, yaah marsha memberanikan diri untuk mengabulkan keinginan suaminya itu.

marsha sedikit merubah posisi nya yang awlnya berbaring telentang, kali ini ia ubah posisinya melihat ke arah zean yang masih bermain hp "mas" panggil marsha

zean yang merasa di panggil dan di pandang oleh istrinya dari samping, ia langsung mematikan handphone nya dan meletakkan di atas meja samping kasur "hmm kenapa sayang ? mau tidur kah, yaudah ayo" ucap zean yang menarik marsha kedalam pelukannya.

namun marsha bukannya membalas pelukan yang zean berikan, ia malah melepaskan pelukannya, dan ia menatap wajah zean penuh arti "kenapa sayang" tanya zean yang di tatap oleh marsha

CHUPPP!!!

ya marsha memberanikan diri untuk mencium bibir zean terlebih dahulu, sedangkan zean yang mendapatkan serangan tiba-tiba dari marsha ia hanya bisa diam dan mencoba mencerna yang marsha lakukan saat ini.

merasa tidak ada balasan dari zean, marsha lebih memperdalam ciumannya, "kenapa kok diam, katanya mau yang lain, ini kan yang mas maksud, aku sudah siap kok mas" ucap marsha yang melepaskan ciumannya sesaat dan kembali melakukannya.

setelah mendengar ucapan dari marsha, zean langsung membalas ciuman yang di berikan oleh marsha, dan zean merubah posisinya marsha yang sekarang sudah di tindih olehnya.

zean terus mencium marsha dengan lembut, lidah mereka saling beradu di dalam sana, mereka berdua saling bertukar saliva meneguk manisnya dari permainan malam ini, hingga terdengar suara decakan-decakan dari aktivitas yang mereka lakukan.

zean semakin mendominasi permainannya, melahap rakus bibir manis milik istrinya itu, marsha yang mendapatkan serangan yang tidak ia sangka² hanya bisa pasrah mengikuti alur permainan yang zean berikan, hingga marsha melenguh sakit dan kehabisan nafas.

zean yang menyadari bahwa marsha sudah kehabisan nafas ia melepas ciumannya, zean membiarkan marsha untuk mengambil nafas dulu.

"kamu yakin udah siap sayang" tanya zean yang mengelus lembut pipi kanan marsha.

"i-iyaa mas, tapi pe-pelan ya" jawab marsha ragu-ragu.

setelah mendapatkan jawaban dari marsha, zean kembali menyambar bibir marsha, kali ini tangan zean tidak tinggal diam, ia mulai membuka satu persatu kancing piyama yang marsha kenakan, hingga semua kancing sudah terlepas.

First Love (ZeeSha)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang