#12

607 58 1
                                        

Taruh

________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

___
_____
________
_____
___

"turun lu!" -Ucap salah satu anggota inti Nightfire yaitu Kelra.

Xin pun membuka helm full face nya dan segera memarkirkan motornya dipinggir jalan.

BUGH!

1 tonjokan K1ngkong mendarat tepat dipipi Xin, membuat Xin meringis nyeri.

CUIH!

Xin membuang air liur nya yang tercampur dengan darah.

"mana janji lu bngst!, ktnya lu mau nyerahin anak Astara" -Ucap K1ngkong sembari mencengkram kerah Xin.

Xin menatap remeh sosok didepannya, dirinya menyeringai dengan tangannya yang melepaskan cengkraman K1ngkong.

BUGH!

balas Xin menonjok K1ngkong, membuatnya terhuyung.

"emg janjinya skrng? bukannya minggu depan ya?, oh satu lagi, gua ga akan nyerahin Kiboy ke bajingan kaya lu" -Ucap Xin merapihkan kerahnya.

"heh lu jgn macem-macem ya! lu sendiri yang mau nyerahin Kiboy. lagian jg lu kalah jumlah, udh jelas lu kalah kalo ngajak berantem kita" -Ujar Brusko sembari membantu K1ngkong untuk berdiri.

"sttt, udah sikat aja" -Ucap K1ngkong meringis kesakitan dengan memegang pipinya.

akhirnya Xin berkelahi melawan sekelompok geng Nightfire yang jumlahnya lumayan banyak (sekitar 5 orang) dan sisa anggota mereka sedang berada di markasnya. Xin yang tidak mau ambil pusing pun memindahkan posisinya di pinggir jalan yang kosong, agar tidak menimbulkan kericuhan di jalan.

setelah cukup lama mereka berkelahi, Xin berhasil menumbangkan mereka, tapi..

BUKH!

salah satu anggota Nightfire memukul tengkuk Xin dengan sebuah tongkat bisbol, membuat Xin sempoyongan.

"CABUT-CABUT!" -Ujar K1ngkong pada anggotanya, lalu mereka pun meninggalkan Xin yang tergeletak tidak berdaya.

______________________

setelah beberapa menit Xin terbangun di kamarnya.

"ugh.." -Ringis Xin menyipitkan matanya.

"BANG XINN!! hiks-hiks lu kenapa bisa kek gini si.." -Tangis Skylar sembari memeluk abangnya itu.

"gua aman aja ler" -Ucap Xin sembari tersenyum meyakinkan Skylar kalau dirinya baik-baik saja.

"hiks- gua ambil minum dulu" -Ucap Skylar berjalan sembari terisak.

"lu digebukin sama siapa?" -Tanya Pai.

"bilang aja, biar kita kasih pelajaran sama mereka" -Sambung Aran dengan nada geram.

"Nightfire, dia nagih Kiboy" -Ucap Xin memberitahu kejadiannya.

"oh jadi gt, bukannya janjinya minggu depan ya?" -Tanya Pai.

"iya lagi si bngst K1ngkong main kroyokan aja" -Ujar Aran yang tidak henti-hentinya ia mengumpati geng Nightfire.

"sorry guys, gua gabisa nyerahin Kiboy ke mereka, sekalipun itu untuk balas dendam atas apa yang mereka lakuin ke .... , gua gabisa.." -Lirih Xin.

***

Flashback malam "sebelum" Xin dan Kiboy tanding chap #06 >>

"Xin gua berhasil nemuin geng yg lu cari, akhirnya lu bs balesin dendam lu" -Ucap Pai memberi informasi, lalu mendudukkan dirinya di sofa markas.

"serius lu? siapa?" -Tanya Xin dengan ekspresi seriusnya.

"geng Nightfire tp bukan yang era sekarang, tapi era yang dulu" -Ujar Pai.

"oh jadi mereka. mau era sekarang/dulu pun gua bakal balesin dendamnya" -Jawab Xin menggertakan giginya geram.

"gua punya ide, gmna kalo kita pancing mereka aja" -Sambung Aran.

"apa?" -Xin.

"yang gua tau, si K1ngkong ngincer Kiboy dr geng Astara, nah trs kita kasih aja Kiboy ke mereka, nanti waktu mereka lengah kita hajar mereka" -Saran Aran.

"gmna cara ngedapetin Kiboy?" -Tanya Pai.

"Xin, lu ajak Kiboy tanding besok mlm, dengan alasan kalo lu kalah lu maafin dia soal kejadian yang menimpa gua, kalo dia yang kalah lu suruh masuk Starswide selama 2 minggu ini" -Jelas Aran.

Xin berdiam diri sesaat, sebelum akhirnya mengangguk "hm boleh juga" -Ujarnya.

Flashback Off.

***

back to Xin-Pai-Aran di kamar Xin>>

"lu yakin Xin?" -Tanya Aran.

"gua yakin, kayaknya gua mulai suka deh ke Kiboy" -Ujar Xin memegang dagunya bingung.

"loh, lu udah move on?" -Pai to the point.

"gua rasa stuck masa lalu ga bikin diri gua berkembang, yang ada gua selalu terjebak dalam bayangan yang itu-itu aja, dan gua juga udah muak ngerasain itu" -Jelasnya serius.

"kita bakal dukung lu apapun yang terjadi, lu punya kita Xin" -Ucap Aran menepuk pelan bahu Xin.

"kita seneng sekaligus bangga, lu udh bisa terbebas dari trauma lu (?)" -Sambung Pai respek.








-tbc

dikit cuma 650 kata hueueue

AstaraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang