Disclaimer⚠️⚠️
18++ ini lapak BxB ya teman-teman, jadi yang gasuka skip saja💓
Astara adalah geng yang terkenal dengan kekejamannya(?), memunculkan tokoh utama yakni sang ketua Astara ialah Kairi Rayosdelsol, ia jatuh cinta pada seorang pemuda denga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
__ _____ _________ _____ __
previous chapters.
"jadi sebenarnya tuh kenapa? ada apa diantara kalian?" -sambung moreno.
___________________________
"hm jadi waktu gua kls 8..." -kairi mulai menceritakan ceritanya.
Flashback kairi kls 8, SMP>>
di rumah kairi yang terlihat asri namun didalamnya tidak se-asri kenyataannya..
PLAK-
"pah! yang bener aja, kairi masih anak-anak!" -ujar ibu kairi, Vera Rayosdelsol setelah mendapati anak pertamanya di tampar suaminya Praka Rayosdelsol.
"kamu terlalu manjain dia mah! liat tuh ngurus genk kaya gitu aja gabisa, bikin malu aja!" -ujarnya Praka, dengan tangan yang masih mengepal erat, ia berusaha menahan amarah yang makin lama semakin bergejolak.
"pah udah, kasian kaka.." -teriak anak sulung, Kelra Rayosdelsol, ia berlari menatih Kairi untuk duduk tenang disofanya.
"Kelra, kamu ngurus genk gantiin kakakmu yang idiot itu, dan kamu Kairi, papah gamau tau kamu keluar!" -ucap Praka dengan lantang.
"pah.. kairi minta maaf, kairi bakal berusaha lebih baik, tolong jangan usir kairi ya pah?" -lirih kairi, ia tidak bisa menahan tangisnya, tenggorokannya panas, hatinya terasa nyeri saat mendengar kata-kata dari mulut sang ayah.
"baik- papah bakal ngasih satu kesempatan buat kamu, dalam 3 tahun kedepan kalau kamu gabisa membangun genk sendiri, mau gamau kamu ga akan papah anggap anak" -tegas Praka.
"pah kasian kaka.. biar kelra aja yang ngurus semuanya, kelra bakal belaja-" -kata-katanya terhenti saat Praka menampar pipi kelra.
"kamu mau kaya kakak kamu?" -ujarnya dingin. semua orang yang ada disana hanya diam, saat sang kepala keluarga bertindak semua yang ada disana tidak bisa berbuat apa-apa.
"baik pah.. terimakasih anda sudah memberikan kairi satu kesempatan, kairi akan berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya" -ujar kairi, ia berdiri lalu melangkahkan kakinya keluar rumah.
"kak..."
"gapapa, kamu diam dirumah dulu ya, kakak ntar pulang kok" -ucap kairi tersenyum seraya menepuk pelan pundak sang adik. sedang kelra hanya mengangguk menuruti perintah kakak-nya.