Enjoy the story
... . .-.. .- -- .- - / -- . -- -... .- -.-. .-
Plak
" Bertingkah lah sewajarnya, berhenti bertindak bodoh dan jangan pernah melepaskan masker ataupun kacamata itu. Kalau sampai ada yang mengetahui identitas kamu, jangan harap saya masih mau membiayai semua kehidupan kamu. Cih... Dasar anak tidak tau diri"
Leehan hanya bisa mengangguk sambil memegang pipinya yang terasa panas
Leehan berjalan mengikuti kedua orangtuanya dengan ekspresi datar
Leehan hanya berusaha untuk tetap sabar, setidaknya untuk malam ini karna dia sudah lelah dengan semuanya. Mungkin dia akan pergi dari rumah dan memilih untuk membeli rumah kecil di dekat rumah taesan
Lagi pula uang yang di berikan orangtuanya selama ini leehan tabung, persiapan jika dirinya akan di usir hanya karna mengidap penyakit mental
Dan sepertinya leehan tidak akan menunggu untuk di usir, dia akan pergi dia sudah muak dengan pasangan yang penuh kebohongan di depannya ini
Mereka berdua sama sekali tidak pantas menjadi orang tua
Di depan kamera berlagak seperti pasangan penuh kasih sayang dan saling mencintai, tapi di belakang mereka saling membenci dan menyakiti
Ditambah mereka selalu mengatakan ke awak media bagaimana mereka bangga dengan anak mereka, padahal leehan hanya di jadikan samsak tinju yang selalu di pukuli jika mereka membutuhkan pelampiasan
Terkadang leehan merasa iri dengan sungho, walaupun memiliki ayah yang jahat tapi sungho masih memiliki kakak yang sangat baik dan perhatian
Sedangkan leehan hanya sendiri, tidak ada seorang pun yang ingin memberikan sedikit saja kasih sayang nya
" Sekarang kak sungho udah enak ya, udah nggak ngerasain sakit lagi "
Leehan bergumam sambil menatap ke langit-langit aula pesta
... . .-.. .- -- .- - / -- . -- -... .- -.-. .-
Sudah lebih dari 2 jam leehan menemani orang tuanya berkeliling, kakinya sudah sakit. Leehan ingin pergi untuk beristirahat sebentar tapi mamanya tidak mengizinkan dengan dalih masih banyak tamu undangan yang harus di temui, jujur saja leehan muak. Tapi dia juga tidak ingin menerima tamparan lagi jadi leehan memilih untuk diam dan mengikuti
Padahal leehan belum makan apapun dari pagi, tapi saat di tempat pesta orangtuanya malah melarang leehan untuk makan karna takut kalau ada yang melihat wajahnya
Dari tadi leehan hanya bisa menahan lapar dan perih pada perutnya
Mau mengadu pun tidak akan di perdulikan.
Karna sebentar lagi acara puncak, leehan meminta izin ke orangtuanya untuk ke toilet sebentar.
Setidaknya leehan bisa meminum air kran untuk menahan rasa laparnya
Lagi pula di toilet tidak ada siapapun kan?
... . .-.. .- -- .- - / -- . -- -... .- -.-. .-
Leehan berjalan menuju ke toilet sambil melihat ke kanan dan ke kiri untuk memastikan tidak ada siapapun di sana
Setelah merasa semuanya aman, leehan membuka maskernya dan menampung air kran wastafel menggunakan tangannya
Dia meminum air cepat-cepat agar bisa segera kembali ke aula
Leehan sebenarnya juga sedikit takut kalau ada yang melihatnya di toilet dengan kondisi seperti ini
KAMU SEDANG MEMBACA
PLEASE STAY ALIVE || BOYNEXTDOOR
Fanfiction6 orang yang awalnya asing berubah menjadi teman baik, tapi sayang selain pertemanan mereka tidak beruntung dalam banyak hal. Berusaha untuk saling menguatkan tapi rasa lelah membuat satu persatu dari mereka memilih untuk pergi. Penyesalan yang sela...
