-
-
-
Happy reading
-
-
-Karena dua anak itu tak kunjung menyadari kedatangan mereka, akhirnya mereka pun masuk kedalam kelas.
"Sepertinya seru sekali mengobrol nya, apa yang kalian bicarakan?" Tanya aska.
Elio yang melihat Abang datang langsung berdiri dari duduknya, dan tersenyum.
Astaga ia tak menyadari kedatangan Abang dan, eh? Abang nya datang dengan teman-temannya.
"Tidak, aku hanya berbicara tentang nanti mau membeli apa di kantin" jawab Elio.
"Umm, Abang apakah kita langsung ke kantin?" Tanya Elio.
Sedangkan fio dan teman-teman Aska hanya diam melihat interaksi kedua saudara itu, ternyata benar mereka terlihat lebih akrab. Tidak seperti dulu
"Iyaa tentu" aska pun langsung menggenggam tangan Elio untuk beranjak dari kelas.
"Eh. bolehkah teman Elio ikut? Fio ingin ikut, iyaa kan fio?" Elio melihat ke arah aska lalu ke fio.
"Hm, boleh ajak saja" ucap aska.
Mereka pun berjalan menuju kantin, banyak pasang mata melihat mereka.
Apa lagi Aska dan teman-temannya yang terkenal karena mereka mendirikan sebuah gang dan itu cukup terkenal, banyak yang ingin bergabung namun hanya beberapa yang bisa masuk.
Jika kalian pikir Aska adalah ketua nya maka itu salah, ketua nya sekarang sedang pergi keluar negeri untuk urusan keluarga.
Dan sekarang dipegang oleh Brian dan Aska.
Brian adalah kepercayaan ketua sedangkan Aska teman dekatnya.
Sekarang mereka sudah duduk menunggu makanan mereka kadang, karena tempat duduk nya yang kurang akhirnya ada yang memencar.
"Kita belum kenalan nihh, kenalin gue Marto panggil gue marto yaa" ucap anak berambut ikal itu.
"Aku-" ucap elio terpotong karena tiba-tiba banyak siswi yang berteriak-teriak melihat ke jendela.
Btw kantin nya ada di dalam ruangan.
"Eh, ada apa kok rame-rame?" Tanya Elio sembari melihat ke arah salah satu siswi yang terlihat sangat bahagia ke arah jendela
"Entah lah, seperti ada tamu atau orang penting" celetuk cowo yang berada di samping Aska. (Bagas)
Tiba-tiba ada bunyi notif hp, Aska pun langsung mengambil hpnya yang ia taruh di meja.
Saat membuka hpnya, ternyata itu pesan dari temannya yang sudah lama di luar negeri.
"Hm.." gumam Aska.
"Siapa?" Tanya anak yang berada di samping temannya elio. (Brian)
"Kau tak melihat hp mu sendiri?" Ucap Aska malas, ayo lah ia tau bahwa temannya ini tak hanya mengirimkan pesan kepadanya saja.
"Ribet, siapa?" Tanya Brian. Ia sungguh malas apalagi jika itu bukan hal penting.
"Dia pulang, sedang di ruang kepala sekolah" jawab Aska.
Brian dan teman-teman nya jelas terkejut, tiba-tiba saja sudah ada di sini
Kenapa tidak bilang jauh-jauh hari mereka pasti akan menyambut kepulangan nya yang sudah lumayan lama pergi.
"Dia siapa?" Tanya fio.
Apa lahh, fio sungguh bingung dan tak mengerti.
Otaknya yang minim dan suka ngeleg ini sangat pusing untuk mengerti kata-kata mereka.
"Dia si..."
Maaf ya baru up, sim hp aku rusak jdi data internet nya ga bisa dipke terpaksa beli lagi
Semoga ceritanya masih nyambung wkwk 🤍

KAMU SEDANG MEMBACA
Elio's Transmigration
FantasyElio adalah anak sebatang kara, ia tinggal di rumah peninggalan orang tuanya. setelah kematian orang tuanya Elio menjadi anak pendiam bahkan Elio jarang keluar rumah. Ia akan keluar jika sekolah dan membeli stok makanan di rumah, selebihnya Elio men...