CERITA INI HANYALAH FIKSI
MOHON UNTUK JANGAN MEMBAWA CERITA INI KEDUNIA NYATA
Maaf jikalau ada kesalahan dalam penulisan kata/nama/pangkat/tempat
☆SELAMAT MEMBACA☆
Beberapa bulan kemudian.......
Kehamilan Marsha berjalan baik dan sehat sekali. Perutnya juga sudah tampak mulai terlihat membuncit. Marsha juga sudah jarang mual-mual, semuanya sudah mulai berangsur normal.
"Mas"
"Mas Zeaaan"
"Hhhmmm apa sayang" jawab Zean dengan suara parau dan mata yang enggan untuk terbuka.
"Aku tiba-tiba pengen es cendol"
"Haaaaah" Zean membuka matanya dan menatap Marsha tak percaya "es cendol ?"
"Hooh"
"Kamu ngidam sayang ?"
"Ga tau, tiba-tiba kebangun pengen banget lagi mas"
"Es cendol jam 2 malem, dimana ada yang jual sayang" keluh Zean lembut.
"Di pasar" jawab Marsha tersenyum.
"Ya Allah pasar juga belum buka sayaaaaang"
"Hhhmm yaudah kalo kamu ga mau beliin, ga jadi, gausah" Marsha berbalik badan, tidur membelakangi Zean.
"Uuuuhhh bukan gitu sayaaang" Zean memeluk istrinya dari belakang "bukan mas ga mau beliin, yang jualannya belum dateng sayaaang, heeey sini hadap mas, kok di punggungin sih akunya"
"Hiks hiks kamu ga mau usaha sih, aku lagi kepengen banget"
"Iiihhh kok nangis siih, iya iya maaf ya sayang, ya ampun" Zean mengusap lembut pipi istrinya.
"Kamu mau anaknya ileran" ucap Marsha dengan suara bergetar.
"Iya iya mas keluar, siapa tau yang dagang es di pasar udah buka"
"Ikuuuttttt" ucap Marsha.
"Ga usah biar mas aja yang nyari, kamu bobo aja, nanti mas bangunin kalo udah dapet"
"Iihhh mau ikut, kamu ga mau ngajak aku yaa" ucap Marsha dengan muka memelasnya.
"Yaudah iyaaa ayoo, pake jaket tapi ya, dingin"
"Okeeeey yeeiii hahahaa" Marsha langsung bangkit kegirangan, membuka lemari baju untuk mengambil jaketnya dan Zean.
"Niihh pake jaketnya mas" Marsha memasangkan jaket Zean.
"Udaaah ?" Tanya Zean.
"Lets gooooo" Marsha langsung menggandeng tangan Zean, menarik Zean keluar dengan langkah semangat.
"Random banget siih istri gueeee" batin Zean gemas.
■■■■■
"Iihhh kok masih sepi sih mas" gumam Marsha ketika mobil Zean memasuki daerah sekitar pasar.
"Kan mas udah bilang sayang, baru jam 2 pagi"
"Iissshhhhh" kesal Marsha.
"Uduuhh sabar dong sayang, kita tungguin sampe pasarnya buka, nanti baru mas keliling nyari es cendolnya ya" ucap Zean mengusap ramput Marsha.
"Maaf ya aku jadi nyusahin mas malem-malem gini, padahal kan mas besok pagi ada pertemuan di kantor" ujar Marsha yang tiba-tiba merasa bersalah.
"Gapapa sayang, mas ga keberatan, apapun itu soal kamu dan anak kita mas ga akan ngeluh. Sebisa mungkin mas usahain apapun itu, mas juga ga mau kali ngeliat anak mas ileran hihihi"
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Love Journey
Fanfiction(MY FAMILY'S VOYAGE Season 2) Mengangkat perjalanan cinta Kapten Zean dan Marsha. Apakah kisah cinta anak ketiga keluarga Aksara akan berakhir bahagia seperti kisah cinta kakak dan adiknya ??
