☆21☆

2.8K 215 34
                                        

CERITA INI HANYALAH FIKSI
MOHON UNTUK JANGAN MEMBAWA CERITA INI KEDUNIA NYATA

Maaf jikalau ada kesalahan dalam penulisan kata/nama/pangkat/tempat

☆SELAMAT MEMBACA☆









Tut tut

Tut tut

Tut tut

"Cii hiks hikss"

Gracia terdiam, ia benar-benar buyar, posisinya sebagai seorang dokter sungguh tak ada artinya sekarang, ia selemah itu disituasi ini.

"Dok"

Tut tut

Tut tut

"Ci" Chika datang dan langsung memasangkan sarung tangan medis untuk langsung membantu Gracia yang tampak kehilangan arah.

"Bertahan ci Shani" batin Chika.

Chika bergerak telaten, cepat dan tenang. Ia menyuntikkan beberapa cairan ke infus Shani dan melakukan berbagai macam penanganan lainnya.

Tut      Tut       Tut       Tut      Tut      Tut

Tekanan darah Shani kembali stabil, meskipun bukan diangka yang baik.

"Sus" panggil Chika.

"Iya dok"

"Bagian kepala udah di CT Scan ?" Tanya Chika.

"Udah dok, mungkin sebentar lagi hasilnya keluar"

"Sus, tolong siapkan ruang operasi dan kasih kabar dokter Anin sekarang. Kita harus selamatin baby nya dulu" ucap Gracia yang mulai tampak bisa sedikit lebih tenang.

"Baik dok" suster langsung keluar dan bergerak sesuai instruksi Gracia.

"Ci Gre, yang kuat, ci Shani butuh cici" ucap Chika menguatkan Gracia.

"Bantu cici ya Chik" jawab Gracia sendu.

"Pasti ci"

Gracia dan Chika berkerjasama membersihkan luka dan menjahit beberapa luka robek di jidad dan tangan Shani.

"Dok" panggilan seorang suster membuyarkan konsentrasi keduanya "Hasil CT Scan nya sudah keluar"

"Okee" jawab Gracia "cici tinggal bentar ya Chik"

Gracia langsung berlalu meninggalkan Shani, menuju meja Dokter IGD untuk melihat hasil pemeriksaan kepala Shani.




"Ya Tuhan cici" lirih Gracia sambil menggigit ujung jari jempolnya.

Gracia masih diam, matanya masih fokus melihat layar Laptop.

"Ci" Chika menghampiri Gracia.

"Liat dek" Gracia menunjukkan apa yang sedang ia analisa sedari tadi.

"Pendarahan di kepala, ci Shani ???" Kaget Chika.

"Iya Chik" jawab Gracia pelan.

"Ya Tuhan cii"

"Kita harus cepet Chik, tolong kamu siapin semuanya. Minta Anin buat bergerak cepat. Kita selametin baby nya dulu, habis itu langsung kita ambil tindakan operasi selanjutnya"

"Okee ci"

"Nanti kamu standby ya, setelah operasi pertama selesai, kamu langsung masuk, dampingin cici. Cici bakal standby sama ci Shani dari operasi pertama bareng Anin"

Our Love JourneyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang