○15○

3.5K 208 20
                                        

CERITA INI HANYALAH FIKSI
MOHON UNTUK JANGAN MEMBAWA CERITA INI KEDUNIA NYATA

Maaf jikalau ada kesalahan dalam penulisan kata/nama/pangkat/tempat

☆SELAMAT MEMBACA☆









Tuuuttt Tuuuttt Tuuutttt

"Haloo"

Ditengah perjalanan, Zean menelpon Gracia sambil fokus dikursi kemudi.

"Halo ci, cici dimana ?"

"Cici masih di RS, baru beres operasi, kenapa ?"

"Aku otw ya, Marsha lambungnya kumat kayaknya ci, tadi mual-mual"

"Oohh yaudah langsung ke ruangan cici aja, ga usah ke IGD, lagi rame tadi ada yang kecelakaan"

"Okee ci"

"Hati-hati nyetirnya, ga usah panik, normal kalo sakit lambung tuh mual-mual"

"Iya ci, aku matiin ya, tungguin, bentar lagi nyampe"

"Iya"

Tuuutt......




"Bentar ya sayang" Zean menggengam erat tangan istrinya.

"Iyaa, udah jangan buru-buru, aku gapapa kok"

"Ada rasa pengen mual-mual lagi gak ?"

"Engga mas"

"Yaudah senderan kepalanya, biar ga pusing sayang"

"Iya"








Hiiittttt....

Mobil Zean terparkir sempurna di parkiran khusus Aksara Family. Dengan cepat Zean turun dan membukakan pintu untuk istrinya.

"Kuat jalan gak, atau mau mas gendong aja ?"

"Ga usah, aku jalan aja"

"Atau mas ambilin kursi roda aja ya"

"Ga usah sayang, aku gapapa"

"Yaudah, ayo" Zean menautkan jemarinya dengan Marsha dan menggandeng erat istrinya itu.


Tok

Tok

Tok

Ceklek.....


"Selamat malam dokter pribadi Aksara Family" ucap Zean ketika masuk kedalam ruangan Gracia.

"Iyaa silahkan masuk cinta-cintakuuh" jawab Gracia menutup laptopnya dan berjalan mendekat ke Marsha dan Zean "duduk Sha"

"Iya ci"

"Senderan bentar, cici periksa dulu" Gracia langsung memasangkan stetoskopnya ke telinga dan tangannya mulai bergerak lihai memeriksa keadaan adik iparnya itu.

"Mulutnya kerasa asem atau pahit ga Sha ?" Tanya Gracia.

"Ga ada ci"

"Dari rumah atau sepanjang jalan kesini ada sendawa ga ?"

Marsha kembali menggeleng "engga ci"

Gracia mulai kebingungan, pasalnya Marsha tidak ada menunjukkan gejala asam lambung.

"Bentar yaa" Gracia mulai mengerenyitkan dahinya saat stetoskopnya menangkap sesuatu yang berbeda di area perut adik iparnya. Gracia memejamkan matanya, berusaha fokus menganalisa pendengarannya.

Our Love JourneyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang