○12○

3.3K 217 36
                                        

CERITA INI HANYALAH FIKSI
MOHON UNTUK JANGAN MEMBAWA CERITA INI KEDUNIA NYATA

Maaf jikalau ada kesalahan dalam penulisan kata/nama/pangkat/tempat

☆SELAMAT MEMBACA☆







2 Bulan Kemudian.........

Kehidupan keluarga muda masih berjalan mulus.
Marsha juga sudah mulai mengambil beberapa job, mulai dari mengambil beberapa kerjasama untuk menjadi BA produk kecantikan sampai produk-produk makanan. Marsha juga sering di undang ke beberapa acara talkshow dan podcast Youtube.

Zean juga seperti biasa, dinas dan kadang sibuk ke kantor. Seperti akhir-akhir ini, Zean super sibuk. Sudah 1 minggu ini Zean pulang larut malam, kemarin saja pulang pukul 11 malam.
Zean sedang sibuk mengurus sedikit masalah yang terjadi di kantor. Ditambah lagi kemarin sempat kedatangan partner penting dari Jepang, jadi Zean bekerja ekstra akhir-akhir ini. Biasanya ada Christy yang membantu Zean dan berbagi tugas perihal urus-urusan penting seperti sekarang.
Tapi sejak 2 bulan yang lalu, Zean memutuskan untuk tidak melibatkan lagi Christy dalam urusan bisnis Aksara Group. Zean tidak mau kejadian 2 bulan lalu terulang kembali. Jadi, biarkan Zean sendiri yang lelah daripada harus melibatkan adik kesayangannya itu.

Kabar Aksara Family juga oke. Christy juga sudah kembali seperti biasa, senyumnya juga sudah kembali kesetelan pabrik.

Gracia juga seperti biasa, masih sibuk dengan profesinya sebagai seorang dokter, pemilik GA 1 Hospital dan sebagai seorang bunda, tentunya.

Kabar Shani juga sama, baik sekali. Hanya saja Shani mulai membatasi diri untuk tak berkegiatan di kantornya. Usia kandungan Shani yang sudah cukup besar membuat Cio sedikit membatasi kegiatan istrinya. Minggu depan rencana Shani dan Cio akan menggelar acara syukuran 7 bulanan kehamilan Shani di rumah mereka.







"Mas"

"Mas Zean"

"Hhhhmmm bentar sayaaang" Zean memeluk pinggang istrinya yang kini duduk disampingnya.

"Kerja ngga ?"

"Hhmm" Zean mengangguk.

"Yaudah bangun yuk, nanti telat loh" Marsha mengusap lembut rambut pendek suaminya itu.

"Iihhhh kamu demam ya, kok angeet" Marsha berusaha melepaskan pelukan Zean dari badannya.

"Mas, kamu demam" ucap Marsha memegang dahi, pipi dan leher suaminya itu.

"Mas gapapa kok sayang" jawab Zean.

"Gapapa apanya, anget loh mas"

"Gapapa sayang, nanti minum obat aja langsung ilang kok"

"Yaudah ga usah mandi kalo gitu sayang" ucap Marsha.

"Iihhh masa ga mandi, kan aku belum keramas" ucap Zean menaik turunkan alisnya ke Marsha.

"Hhmm yaudah sana, pake air anget aja ya, aku siapin seragam kamu dulu" Marsha baru saja ingin beranjak.

"Males aaahh, kamu aja ga kiss aku" ucap Zean pura-pura ngambek.

"Uduuuhhh iya iya maaf ya sayangkuh,cintakuuh"

Muaaacchhhh

"Good Morning my love" ucap Marsha gemas.

Muaacchhh

"Morning sayang"

"Udaah yaa, ayo mandi" Marsha mulai beranjak dari tempat tidur dan membuka lemari baju untuk menyiapkan seragam Zean.

Our Love JourneyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang