☆24☆

3K 220 22
                                        

CERITA INI HANYALAH FIKSI
MOHON UNTUK JANGAN MEMBAWA CERITA INI KEDUNIA NYATA

Maaf jikalau ada kesalahan dalam penulisan kata/nama/pangkat/tempat

☆SELAMAT MEMBACA☆











Ale langsung berlari sekencang-kencangnya kala mendengar panggilan darurat dari kamar inap Shani.



CEKLEK......


"Zee, Do kenapa" tanya Ale dengan wajah panik.

"Tolongin cici bang, cepeeet" mohon Zean.

Ale langsung berlalu mendekat kearah tempat tidur Shani. Disana sudah ada 1 dokter ICU dan 2 orang perawat.

"Please cici" lirih Zean lemah.

"Cici pasti bakalan baik-baik aja Zee" Aldo memeluk sahabatnya itu, berusaha menenangkan Zean yang terlihat sangat panik itu.

"Gua takut Do" ucap Zean bergetar membalas pelukan Aldo.

"Cici pasti baik-baik aja, percaya sama gua"

"Aamin Ya Allah" lirih Zean melepaskan pelukannya dengan Aldo.

Zean dan Aldo menyaksikan tim medis bekerja. Ntah apa yang sedang dilakukan, Zean dan Aldo juga tak mengerti, tapi mereka terlihat sangat sibuk dan banyak perbincangan terjadi disana.

"Kok bisa-bisanya kejang kek tadi ya Zee" tanya Aldo.

"Ga tau Do, gua juga tadi masih tidur"


"Alhamdullilah cici aman" ucap Ale yang berjalan mendekat kearah Zean dan Aldo.

"Beneran bang ?" Tanya Zean tak percaya.

"Iyaa Zee"

"Kita pamit ya pak Shean" pamit dokter dan 2 perawat yang tadi membantu Ale.

"Oohh iya, makasih ya" jawab Ale.

Satu dokter dan dua perawat langsung meninggalkan kamar inap Shani.

"Cici udah ngelewatin masa komanya"

"Haaaahh demi apa bang" ucap Zean semangat.

"Iyaa,dalam hitugan jam mungkin cici akan bangun Zee"

"Terus kejang-kejang kaya tadi tuh gimana bang ? Masih aman kah ?" Tanya Aldo.

"Aman kok, masih normal itu. Kebanyakan pasien koma akan mengalami kejang sebelum memasuki kondisi tubuh yang stabil"

"Alhamdullilah kalo semuanya baik bang"

"Yaudah kalian berdua lanjut istirahat aja, masih jam 1 loh, pagi masih lama. Abang mau lanjutin kerjaan, tinggal dikit" ucap Ale.

"Iya bang, bang Ale juga istirahat bang" balas Zean.

"Iyaa"

"Makasih juga tadi udah gercep kesini ya bang"

"Iyaa sama-sama. Abang balik keruangan dulu kalo gitu. Nanti kalo ada apa-apa kabarin lagi aja ya"

"Okee bang Ale"







●●●●●●.
















Aldo kembali tertidur nyenyak di sofa. Zean juga kembali ke posisi awal, tapi tidak tidur.

Hari sudah menunjukkan pukul 4 subuh, selama itu juga Zean tidak tidur. Ntah kenapa tak ada rasa kantuk yang menyerang Zean.

Our Love JourneyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang