☆27☆

2.8K 230 36
                                        

CERITA INI HANYALAH FIKSI
MOHON UNTUK JANGAN MEMBAWA CERITA INI KEDUNIA NYATA

Maaf jikalau ada kesalahan dalam penulisan kata/nama/pangkat/tempat

☆SELAMAT MEMBACA☆











"Kenapa siih" tanya Aldo masih tampak kebingunggan.

"Kita diminta komandan kumpul, sekarang" jawab Zean yang mengendarai mobil sedikit lebih cepat.

"Waaaahh feeling gua ga enak Zee, sumpaaah"

"Sama, gua juga Do" jawab Zean.

"Marsha gimana ? Udah baikan kan"

"Boro-boro baikan, ketemu aja belom Do, pintu kamarnya dikunci"

"Waaah hahaha selamat berjuang ya brook"

"Kampret emang si curut bedua, tunggu aja ntar" ucap Zean kesal.

"Lagian cuman senam sebelahan doang kok marah-marah si Marsha"

"Eehhh lu jangan salah ya Do, mood bumil tuh ga bisa di tebak, nanti lu rasain sendiri dah"

"Aahhh kok lu jadi nakut-nakutin gua sih Zee, jadi deg degan gua"

"Hahahahaa"






Eagle Team sudah berkumpul di dalam ruangan atasan mereka. Terlihat raut wajah cemas mulai terlihat di wajah 6 orang itu.

"Kalian ngikutin perkembangan konflik di Papua gak ?" Tanya Komandan.

"Siap Dan"

"Sampai hari ini, kurang lebih sudah ada sekitar 40 orang yang menjadi korban dalam konflik ini. Dan 15 orang korban tewas merupakan anggota TNI dan Polri"

"Maka dengan ini, Eagle Team akan di berangkatkan malam ini ke sana"


Deeeeggggg.......


"Huuufffttt" tanpa sadar Zean membuang nafas kasar.

"Kenapa Zean ?" Tanya Komandan.

"Haaah" kaget Zean.

"Kamu keberatan ?" Tanya Komandan.

"Siap tidak Dan"

"Okee, nanti jam 8 malam kumpul disini"

"Siap Dan"

Setelah itu Eagle Team keluar dari ruangan Komandan.

"Nasib-nasib" keluh Aldo.

"Gua udah curiga banget waktu Zee ngasih tau Komandan minta ketemu" ucap Aran.

"Mana bini gua lagi hamil gede, kasian banget harus gua tinggal tugas" ucap Zean lesu.

"Sabaaar" Gito menepuk-nepuk pundak Zean.

"Bakalan tambah ngambek tuh Zee, gua yang kepikiran gimana lu mau ngasih tau Marsha"

"Iya lagi Do, hadeeeeh. Eehhh iya, Ollan sama Oniel ikut saya" titah Zean dengan nada dingin.


Glek

Glek


Ollan dan Oniel menelan ludah saat mendengar nada bicara Zean yang terdengar menusuk sekali.

"Ada apa Kapt ?" Ollan berusaha bertanya namun tak mendapatkan jawaban dari Zean yang sudah duluan berjalan kearah lapangan luar Markas.

"Ga usah banyak tanya lu, siapa suruh bikin-bikin SW Zean lagi senam di samping cewek bohay" ucap Aldo.

Our Love JourneyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang