70 - Kemarahan Alora

35 16 0
                                        

Selesai menandatangi kontrak, kini Alora, Jerry, dan Natasha menuju ruangan Jerry untuk berehat sebentar sebelum nanti Alora melakukan pemotretan.

"Gimana Nath?" tanya Jerry memastikan bahwa Natasha akan baik baik saja kedepannya.

"Ga expect sih kak.. bayarannya ituloh... wahh bangett..." jawab Natasha yang masih terkejut.

"Hahahahah santai aja kali Nath, semoga semuanya lancar aja yaa..." ucap Jerry menyemangati Natasha yang terlihat gugup.

"Oo iyaa aku pengen ke toilet sebentar... em.. dimana yaa.." tanya Natasha. Jerry pun memerintahkan sekretarisnya untuk mengantarkan Natasha kekamar mandi sekaligus mengajaknya berkeliling dikantor Jerry agar tidak tersesat bila ia sendiri. Tinggallah sepasang kekasih itu berdua disana.

"Happy?"

"Em, happy bangettt... aku ga nyangka loh bakal satu frame nantinya sama Natasha.." ucap Alora beralih duduk bermanjaan dengan Jerry sambil menyenderkan kepalanya dibahu Jerry.

"Cantik bangett.. ih calon istriku ini.." ucap Jerry mengelus lembut surai panjang Alora.

"Eh kapan fitting bajunya? Nanti ga sempet loh" sambung Jerry. Alora menganga terkejut tanpa disadari bahwa tak lama lagi mereka harus mengurus pernikahan mereka dengan matang.

"Hmm.. besok ga ada jadwal deh kayanya sayang... besok aja yaa... sekalian jalan jalan" ucap Alora, Jerry tampak diam berfikir dan mengangguk.

Walaupun sepasang kekasih itu sama sibuknya, namun mereka sama sekali tidak pernah berantem atau bahkan saling adu mulut karna kesibukan mereka. Malahan karna kesibukan itu membuat hubungan mereka semakin dekat.

Keesokan harinya Alora memutuskan untuk fitting baju bersama Jerry, sedangkan Natasha akan dirumah saja bersama Albern dan twins.

"Sudah sayang?" tanya Jerry yang masuk kedalam kamar Alora.

"Udah kok, yuk" saat keluar mereka bertemu dengan Albern dan Natasha yang sedang bermain bersama twins.

"Kami pergi dulu yaa.." pamit Alora mengecup pipi abang kandungnya.

"Hati hati.. jagain adek gue loh bang" ucap Albern memperingatkan.

"Ya pastilah.. yuk"

Kini mereka pun pergi bersama, disepanjang perjalanan sepasang kekasih itu menikmati hari dengan sangat bahagia. Tak butuh waktu lama mereka pun tiba ditempat fitting yang sudah dipercaya oleh Jerry.

Satu persatu baju dicoba oleh Alora, setiap tirai nya terbuka betapa terpesona nya Jerry dengan kecantikan kekasih yang tak lama lagi akan menjadi istri sahnya. Berkali kali Alora mencoba semuanya sampai tiba dibaju ke sekian Jerry menganga matanya berbinar.

Dengan warna yang tidak terlalu mencolok, sederhana namun, terkesan mewah dan tidak terlalu ribet

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan warna yang tidak terlalu mencolok, sederhana namun, terkesan mewah dan tidak terlalu ribet. Apalagi dengan kulit putih mulus dan dada nya lumayan padat membuat kesan Alora terlihat feminim, manis, seksi, dan cantik menawan. 5 menit berlalu Alora berjalan mendekati kekasihnya dan melambaikan tangan kepadanya.

ALORA [END] ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang