Keesokan harinya mereka memutuskan untuk pulang, namun, sebelum itu karna ada jadwal syuting dan beberapa pengambilan pemotretan, akhirnya mereka menuju ke kantor Jerry sekalian membawa twins bermain disana.
Kini Alora sedang melakukan pemotretan diruang syutingnya, sedangkan twins bersama Jerry bermain diruangannya. Tak butuh waktu lama, Alora menyelesaikan syutingnya dengan cepat dan langsung pulang.
Begitu sampai dirumah Alora langsung turun membawa twins, sedangkan Jerry membawa beberapa kantong belanjaan mereka kemarin.
"Kami pulang!!!" teriak Jerry.
"Berisik sayang.." ucap Alora dengan kesalnya, sedangkan yang ditegur hanya memberikan senyuman manisnya.
"Mama.... uncle Bern.." teriak twins menghampiri Natasha dan Albern. Mereka menerima pelukan kedua anak kecil itu dengan erat.
"Mau bahas sekarang babe?" tanya Alora dengan pelan.
"Terserah kamu aja sih, abang kandung sama temen kamu sendiri ini, mana udah bini orang" jawab Jerry juga berbisik pelan.
"Yaudah serah deh"
"Maaf mama, semalam hujan dengan angin yang kencang.. wushhhh... wushhh tapi adik senang.." ucap Xia dengan bahagianya.
Kini Alora dan Jerry pun duduk menghampiri mereka dengan tatapan tajamnya, membuat Natasha seketika gugup. Namun, tidak dengan Albern yang malah terlihat biasa saja.
"Sayang sayangnya mommy.. ini bawa mainan kalian kekamar, bermain dikamar dulu okey.." ucap Alora dengan lembut memberikan beberapa kantong belanjaannya kedalam kamar.
"Okeyyy mommy.." twins pun langsung berlari kekamarnya.
"Ekhem... ada yang ingin menjelaskan sesuatu disini?" tanya Alora menatap mereka ber2 bergantian. Sedangkan Jerry berusaha menahan tawanya.
"Jelasin apansih dek? Ga ada yang perlu dijelasim, gue ngantuk mau tidur, udah itu" jawab Albern dengan santainya.
"Natasha??" panggil Alora.
"Hah? Apa? Al eh maksudnya yaa ga ada yang mau dijelasin Alora, harusnya aku yang tanya kalian kemana ga pulang semalem, aku sendirian dirumah sampai pagi tau" bohong Natasha dengan lancarnya.
"Hmmm sendirian ya Nath.. bukannya sama Albern?' tanya Jerry.
Albern pun melirik kearah Jerry dengan senyuman lalu berpura pura menutup matanya kembali.
"Hah? Kak Albern? Dia aja ga pulang semalem.." jawab Natasha berusaha mengelak.
"Oh.. gitu.. em.. btw Nath, leher kamu kenapa? Kok merah merah gitu? Kamu digigit sesuatu?" tanya Alora menahan senyumannya. Natasha kaget dan reflek memegang lehernya.
"In- ini kerokan.. iya semalem masuk angin trus aku kerokan" jawab Natasha.
"Udah udah.. ga usah ngelak lagi kalian berdua.. sayang tunjukin rekaman cctvnya" Jerry pun langsung membuka leptopnya dan menunjukkan rekamannya kepada Natasha dan Albern.
"Okee iyaa gue akuin, gue perkosa Natasha semalem penuh, gue jujur.." jawab Albern dengan sikap santainya.
"Manusia gila.. istri orang anjirr.." kesal Alora melemparkan bantal sofa disebelahnya kearah wajah Albern.
"Aduuhh.. lah gimama gue kepengaruh obat dari Diego dek.. dan adanya Natasha dirumah jadi... ya.. itu.." jawab Albern mulai gugup dengan tatapan tajam dari adiknya itu.
"Gila lu emang kak, astaga.." Alora memijat pelipisnya pusing dengan kejadian ini.
"Eh.. udah udah udah.. anggap ini udah selesai oke.. sekarang kita harus ke perusahaan sayang.. Natasha harus ketemu direktur Kim Company buat tanda tangan" ucap Albern menengahi pergeludan antara kakak beradik itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALORA [END] ✔
Romansa"Kita ga seharusnya mempunyai hubungan ini kak.. ini salah.." "Aku tau Alora.. aku tau ini salah.. tapi aku ga akan lepasin kamu gitu aja.. rasa cinta aku melebihi semuanya Alora.. hargai aku.." "Kak hubungan ini akan menjadi racun buat masa depan k...
![ALORA [END] ✔](https://img.wattpad.com/cover/374331966-64-k120906.jpg)