"Kakkk turunin Aloraa....." teriak Alora memberontak
"Diamlah sayang... seperti nya kamu menginginkan hukuman dari ku hm..." ucap Albern menggendong Alora seperti karung beras
"Turunin aku....." Alora terus memberontak hingga sampai di tempat penginapan mereka
"Berteriaklah sekuat nya sayang.. takkan ada yang mendengar nya disini..."
"Kamu bener bener gila kak.." umpat Alora menatap tajam ke arah Albern
"Aku gila... gila karna mu sayang..." ucap Albern meletakkan Alora di ranjang
"Aku keluar sebentar ya sayang.. jangan kemana mana.. cup"
"Dasar sialan" umpat Alora. Albern yang mendengarkan nya hanya tersenyum miring
"Kak Nicholas.. kamu bener bener udah gila..." umpat Natasha yang terdengar sampai keluar membuat Albern tersenyum
"Itu hukuman kalian sudah berani bermain seperti ini.." gumam Albern
Tak lama Albern pun kembali dengan segelas susu kesukaan Alora
"Hai sayang.. aku membuatkan mu susu hangat.." ucap Albern meletakkan susu nya di sebelah ranjang. Namun Alora hanya diam menatap tajam ke arah Albern
"Kenapa hm.. marah padaku?? Marahlah sepuasmu sayang.. aku tidak akan melawan" ucap Albern tersenyum
"Ga usah senyum senyum kaya gitu.. ga akan bikin aku luluh maafin kamu.." ucap Alora kesal
"Oh ayolah sayang.. apa yang bisa aku lakukan agar kamu memaafkan mu hm.." Albern pun pindah ke posisi tengkurap menghadap Alora
"Aku ga akan pernah maafin kamu kak.." ucap Alora mengalihkan pandangan nya ke arah lain
"Yaudah.. itu terserah mu.. aku keluar.. tidurlah, jangan lupa susu nya nanti keburu dingin.." ucap Albern keluar dari kamar
"Ddih laki laki gila.." Alora melirik susu itu dan perlahan meminum nya
Tak lama Alora merasakan panas pada tubuh nya dan menggeliat kesakitan
"Aaarkkhh panas.. padahal lagi salju dingin.. kok malah panas yaa..." lenguh Alora
Tok tok tok
"Sayang.. bolehkah aku masuk.." ucap Albern dari luar kamar
"Ka.. kakk to.. tolong aku..." ucap Alora pelan
Tok tok tok
"Sayang.. kamu baik baik aja kan.."
"KAKKK TOLONG AKU...."
Ceklek
"Oh astaga.. ada apa?? Yaampun tanganmu.. maafkan aku.." Albern pun melepaskan ikatan pada tangan Alora dan menatap Alora heran
"Kamu kenapa sayang???" Tanya Albern khawatir
"A.. aku.. tolong.."
Tak sengaja Albern pun menyentuh paha Alora membuat seketika rasa nya Alora menginginkan nya lebih
"Kakk..."
"Hm? Kenapa sayang...??" Tanya Albern dengan suara lembut nya
"Aku... eehmm.. to... tolongg..."
"Tolong apa sayang?? Kamu kenapa??"
"Kak..." Alora yang tak tahan pun langsung menidih Albern membuat Albern terkejut
"Sayang... kamu kenapa??"
"Kak... tolong.. sentuh aku.." mohon Alora sambil menatap tajam ke arah Albern
KAMU SEDANG MEMBACA
ALORA [END] ✔
Romance"Kita ga seharusnya mempunyai hubungan ini kak.. ini salah.." "Aku tau Alora.. aku tau ini salah.. tapi aku ga akan lepasin kamu gitu aja.. rasa cinta aku melebihi semuanya Alora.. hargai aku.." "Kak hubungan ini akan menjadi racun buat masa depan k...
![ALORA [END] ✔](https://img.wattpad.com/cover/374331966-64-k120906.jpg)