48 - Putus dengan Revin

25 4 0
                                        

"Kakkk turunin Aloraa....." teriak Alora memberontak

"Diamlah sayang... seperti nya kamu menginginkan hukuman dari ku hm..." ucap Albern menggendong Alora seperti karung beras

"Turunin aku....." Alora terus memberontak hingga sampai di tempat penginapan mereka

"Berteriaklah sekuat nya sayang.. takkan ada yang mendengar nya disini..."

"Kamu bener bener gila kak.." umpat Alora menatap tajam ke arah Albern

"Aku gila... gila karna mu sayang..." ucap Albern meletakkan Alora di ranjang

"Aku keluar sebentar ya sayang.. jangan kemana mana.. cup"

"Dasar sialan" umpat Alora. Albern yang mendengarkan nya hanya tersenyum miring

"Kak Nicholas.. kamu bener bener udah gila..." umpat Natasha yang terdengar sampai keluar membuat Albern tersenyum

"Itu hukuman kalian sudah berani bermain seperti ini.." gumam Albern

Tak lama Albern pun kembali dengan segelas susu kesukaan Alora

"Hai sayang.. aku membuatkan mu susu hangat.." ucap Albern meletakkan susu nya di sebelah ranjang. Namun Alora hanya diam menatap tajam ke arah Albern

"Kenapa hm.. marah padaku?? Marahlah sepuasmu sayang.. aku tidak akan melawan" ucap Albern tersenyum

"Ga usah senyum senyum kaya gitu.. ga akan bikin aku luluh maafin kamu.." ucap Alora kesal

"Oh ayolah sayang.. apa yang bisa aku lakukan agar kamu memaafkan mu hm.." Albern pun pindah ke posisi tengkurap menghadap Alora

"Aku ga akan pernah maafin kamu kak.." ucap Alora mengalihkan pandangan nya ke arah lain

"Yaudah.. itu terserah mu.. aku keluar.. tidurlah, jangan lupa susu nya nanti keburu dingin.." ucap Albern keluar dari kamar

"Ddih laki laki gila.." Alora melirik susu itu dan perlahan meminum nya

Tak lama Alora merasakan panas pada tubuh nya dan menggeliat kesakitan

"Aaarkkhh panas.. padahal lagi salju dingin.. kok malah panas yaa..." lenguh Alora

Tok tok tok

"Sayang.. bolehkah aku masuk.." ucap Albern dari luar kamar

"Ka.. kakk to.. tolong aku..." ucap Alora pelan

Tok tok tok

"Sayang.. kamu baik baik aja kan.."

"KAKKK TOLONG AKU...."

Ceklek

"Oh astaga.. ada apa?? Yaampun tanganmu.. maafkan aku.." Albern pun melepaskan ikatan pada tangan Alora dan menatap Alora heran

"Kamu kenapa sayang???" Tanya Albern khawatir

"A.. aku.. tolong.."

Tak sengaja Albern pun menyentuh paha Alora membuat seketika rasa nya Alora menginginkan nya lebih

"Kakk..."

"Hm? Kenapa sayang...??" Tanya Albern dengan suara lembut nya

"Aku... eehmm.. to... tolongg..."

"Tolong apa sayang?? Kamu kenapa??"

"Kak..." Alora yang tak tahan pun langsung menidih Albern membuat Albern terkejut

"Sayang... kamu kenapa??"

"Kak... tolong.. sentuh aku.." mohon Alora sambil menatap tajam ke arah Albern

ALORA [END] ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang