New Sylus's Myth ✨
Hanya menterjemahkan, cerita dan karakter milik ©Infold
Love and Deepspace
.
.
Suatu hari, di hari aku kehilangan segalanya...
Aku bertemu nagaku.
"Sang Penyihir telah diadili! Keserakahan dan kejahatan akan musnah selama Yang Mulia dan Hakim Suci melindungi Philos untuk selamanya!"
"Sang Penyihir telah diadili! Keserakahan dan kejahatan akan musnah selama Yang Mulia dan Hakim Suci melindungi Philos untuk selamanya!"
"...!"
Tetesan air hujan berwarna merah memasuki mataku, sementara jauh di bawah, mereka berkumpul menjadi aliran air yang gemericik di kedalaman Abyss.
Melalui penglihatanku yang kabur, aku menangkap kilatan petir yang menyambar langit malam Philos yang suram.
'Aku tidak bisa mati di sini...'
Dari pinggiranku hingga area di depanku, kegelapan menyebar bagaikan lautan yang menelan segalanya. Dunia runtuh saat cakar para Pengembara mendekat, kilauan mereka yang dingin dan menakutkan bagaikan kilatan sabit Kematian.
'Aku tidak akan menerima ini..'
Sekarang, tidak ada cara untuk menghindarinya.
'...Aku menolak menerima ini!'
"Aku suka matamu."
Suara asing muncul entah darimana.
"Sangat cantik... Di dalamnya, aku bisa melihat kebencian, pembangkangan, dan keserakahannya terhadap hidup."
Angin berhenti, dan rasanya waktu terperangkap dalam cengkeraman yang tak terlihat. Aku memejamkan mata sebelum berusaha membukanya lagi.
Kilatan cahaya putih melesat di dinding batu kuno. Di sana aku melihat bayangan binatang besar bertanduk.
'Itu...!'
Rantai mengikat sayapnya begitu erat sehingga, jika bukan karena pedang besar yang tertancap di dadanya, bentuk tubuhnya yang besar hampir akan menyatu dengan dinding batu.
"Buatlah kesepakatan denganku. Jika kau ingin hidup, itu saja. Cabut pedangnya."
'Iblis... benar-benar ada...?'
"Kamu tidak punya waktu untuk bertanya."
Detik berikutnya, udara yang tenang mulai bergerak lagi, dan angin busuk menderu saat para Pengembara yang tadinya membeku melompat ke arahku.
Didorong oleh perlawanan dan amarah, aku mengangkat tanganku dan mencengkeram pedang berkarat itu.
"Aku ingin hidup... Tidak masalah... biayanya!"
Saat aku mencabut pedang itu, karatnya mencair dan berubah menjadi cahaya. Karat itu mengalir ke tubuhku, bercampur dengan kabut hitam-merah.
Di tengah kekacauan itu, sayap mengepak dan mengaduk pusaran pasir dan kerikil.
Aku terlempar ke bebatuan tajam, pandanganku semakin kabur. Yang dapat kulihat dalam kegelapan hanyalah satu mata merah tua yang seperti permata.
Sayap raksasa membelah daratan, menimbulkan bayangan bagaikan akhir zaman di setiap kota di Philos.
Pada hari itu, gadis yang ditandai untuk dieksekusi melepaskan Iblis dari Abyss.
Ini terjadi jauh sebelum manusia tiba di planet ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sylus's Moments
RomanceKumpulan-kumpulan moment dengan Sylus! Sumber love and deep space (game dating). Terjemahan pribadi. Naikin affinity dan update buat dapet moment2nya. MC: Natalie Gabriel
