17

16.1K 575 13
                                        

TYPO BERTEBARAN ⚠️

Setelah mendengar cerita itu cia terdiam mencerna semuanya dengan pandangan kosong

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah mendengar cerita itu cia terdiam mencerna semuanya dengan pandangan kosong

"Sistem?"

"Benar tuan, yang ada di pikiran anda benar"

Cia mengigit bibirnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca menatap kearah Sergio yang tengah menatapnya dengan penuh kerinduan dimatanya

Cia mencoba mengontrol dirinya agar tidak menangis, dadanya sangat sesak saat ini bahkan untuk berbicara sepatah katapun cia sulit, dengan terbata cia melihat kearah Sergio

"A-apa?"

Sergio dengan cepat menghapus air matanya dengan kasar sambil menggenggam tangan cia

"Bener princess ini Abang, a-abang kan-dung kamu hmm?" Sergio tidak tau ia sangat bahagia sekarang saat tadi pagi mendengar kabar yang paling ia tunggu selama bertahun tahun akhirnya datang

"Kamu tau princess Daddy dan mommy akan menjemput kita, nanti Daddy yang akan menjelaskan sisanya hmm" Sergio pun menarik cia kedalam pelukannya

Cia hanya diam membiarkan itu, ia dengan ragu membalas pelukan itu dengan erat tangisan yang ia tahan akhirnya pecah setelah merasakan pelukan hangat dari seseorang yang tak pernah ia sangka keluarganya

****

Suara gaduh terdengar di sebuah kelas terlihat murid murid disana tengah sibuk dengan dunianya masing masing dikarenakan guru tidak ada mereka pun bebas melakukan apa saja asal tidak keluar kelas

Seorang laki-laki yang duduk di bangku belakang dekat jendela menghela nafas jengkel melihat kelakuan teman temannya yang sangat berisik, ia pun memilih beranjak dari kursinya yang menarik perhatian semua penghuni kelas

"Mo kemana bos"tanya seseorang yang duduk di meja sebelahnya

"Keluar" tanpa menunggu jawaban dari temannya, ia pun langsung keluar kelas untuk menghilangkan rasa bosan

Setelah keluar kelas ia hanya berjalan melewati kelas kelas yang tengah melakukan kegiatan belajar

"Mending nyebat " batinya

Ia pun memutuskan untuk naik ke tangga menuju Rooftop untuk merokok tentu saja sambil menunggu bell istirahat berbunyi

Saat berada di depan pintu Rooftop ia heran tumben pintunya terbuka biasanya saat jam pelajaran pintu Rooftop akan di kunci oleh anggota OSIS menghindari anak anak membolos saat jam pelajaran, mungkin ada orang?

ia pun membuka pintu lebih lebar memastikan, saat sudah terbuka lebih lebar ia pun membeku saat melihat pemandangan didepannya yang membuat rahang tegasnya mengetat seketika

Melihat apa yang terjadi dia memutuskan keluar dengan amarah yang terlihat jelas di mata dengan tangan yang terkepal kuat

"Breng*sek!!"batinya

figuran tranmigrasi (ON GOING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang