Adelia biru malvesya.seorang mahasiswi semester akhir yang harus kehilangan nyawa nya setelah pulang dari acara kelulusan di kampusnya
bagaimana jika bukannya menuju alam baka setelah meninggal tertabrak mobil dan malah memasuki dunia fantasi yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ouh iya kamu kok tau aku masuk rumah sakit?"tanya cia penasaran
"Aku tau segalanya tentang kamu sayang"ucap alga dengan terkekeh pelan sambil terus menatap wajah cia yang bertambah cantik
Cia hanya bisa terdiam dengan pipi yang mulai mengeluarkan sedikit rona merah nya dengan mata yang berkeliaran ke sembarang arah
"Aku akan pulang, nanti kita ketemu lagi"ucap alga berdiri dari duduknya
Alga mengusap pelan bibir cia lalu mencium nya sekilas sebelum benar benar keluar dari ruangan cia tanpa menunggu balasan dari cia
Cia mengerjap pelan, ia sedikit kecewa melihat nya
"Kenapa gk nginep aja sih"gerutunya pelan
"Anda jangan mengada Ngada tuan, dia bisa di keroyok Abang mu kalau mereka tau dia menyelinap"ucap sinis deggy tidak habis pikir dengan tuan nya ini
"CK kan misalnya ini"
"Mending anda tidur lagi tuan, sebelum mereka mengetahui nya"
*****
Beberapa menit setelah Zergan dan Sergio keluar rumah sakit mereka baru saja sampai di depan markas yang terlihat tenang
Mereka berdua saling berpandangan lalu memasukkan motor mereka kedalam markas, lalu turun dari motor mereka tergesa masuk kedalam markas
Saat masuk kedalam markas mereka tidak menemukan kerusakan apapun disini, bahkan terbilang cukup bersih dan rapi tanpa adanya penyerangan
"Eh tumben pak bos sama waketu kesini malem malem" ucap salah satu anggota disana yang melihat ketua dan wakil ketua berada di markas tengah malam seperti ini
"Mana yang lain"ucap Zergan dengan serius
Salah satu anggota itu yang bernama Sean yang saat ini tengah kebingungan dengan pertanyaan itu
"Ya.. ya mereka di rumah nya lah bos, yang nginep di markas cumn 10 orang doang itu juga udah pada tidur"ucap Sean
Sergio mengepalkan tangannya dengan kuat lalu melihat kearah Zergan
"Markas gk diserang?"ucap Sergio bingung perasaan nya jadi tidak karuan seperti ini
"Hah"
"Ngga waketu aman aman itu mah" ucap Sean dengan santai
"Bajingan mana yang udah bohongin gw!"ucap Zergan dengan emosi lalu ia berlalu keluar dengan cepat di ikuti oleh Sergio
Sean hanya terdiam bingung melihat ketuanya seperti tengah marah, ia hanya mengedikan bahunya lalu memilih duduk di ruang tv
******
Zergan dan Sergio dengan cepat melajukan motor mereka menuju ke rumah sakit
Sedikit lagi mereka akan sampai mereka malah di hadang oleh 10 orang yang berpakaian hitam dengan masker di wajah mereka