Adelia biru malvesya.seorang mahasiswi semester akhir yang harus kehilangan nyawa nya setelah pulang dari acara kelulusan di kampusnya
bagaimana jika bukannya menuju alam baka setelah meninggal tertabrak mobil dan malah memasuki dunia fantasi yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Guyuran air hujan berjatuhan membasahi bumi dengan airnya, orang orang yang biasanya beraktivitas malah harus terhenti karena hujan deras di pagi hari
Terlihat disebuah kamar seorang gadis tengah tertidur nyenyak tanpa terganggu oleh suara hujan, begitupun dibalik pintu kamar gadis itu terlihat seorang pemuda yang sedari tadi mencoba untuk membangun kan putri tidur itu
TOK TOK TOK
"ADEK BANGUN"
Pemuda itupun mulai kesal karena sedari tadi ia mengetuk tidak di respon juga yang menandakan sang empu kamar belum bangun dari tidurnya
"Ck masih tidur pasti"
Pemuda itupun mencoba membuka pintu itu
Ceklek
Ia terdiam sesaat menyadari pintu tidak terkunci "Kanapa gk dari tadi!"
Pemuda itu langsung masuk ke kamar adiknya itu dan langsung melihat adiknya yang masih berpeluang manja di tempat tidur
"Sayang bangun udah pagi" ucap pemuda itu mendudukan dirinya disamping tempat tidur sambil mengelus rambut adiknya
"Emhh Abang"
"Ayo bangung terus mandi"
"Masih ngantuk" terlihat jelas matanya masih belum sepenuhnya terbuka menjawab pertanyaan abangnya dengan pelan
"Ayoo bangun ciaa" pemuda itu yang ternyata Sergio yang mencoba membangunkan adiknya yang seperti putri tidur
Cia hanya membalas dengan gumanan dan langsung bangun dari tidurnya
"Iya iya ini udah bangun"
Sergio hanya terkekeh pelan melihat bagaimana cia terlihat masih sangat mengantuk
"Udah sana mandi, makanya jangan bergadang" Sergio mengelus pelan rambut cia yang seperti singa itu
"PAGIII TUAN YUHUUUU (☉。☉) "
Sebuah suara terdengar memekikkan telinga cia yang baru saja bangun dari tidurnya, setelah Sergio keluar kamarnya cia terdiam sejenak mengumpulkan nyawanya yang belum terkumpul
"Brisik tem"
"Anda ini kebiasaan tuan dasar kebo"
Cia mendengus mendengar nya langsung saja ia membersihkan diri kekamar mandi tanpa menghiraukan ocehan sistem nya
"Tuan anda cepatlah mandi pagi ini anda akan mendapatkan misi"
"Iya iya"
Beberapa menit berlalu cia baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di tubuhnya langsung saja masuk kedalam walk in closet dan memakai baju sekolahnya