Adelia biru malvesya.seorang mahasiswi semester akhir yang harus kehilangan nyawa nya setelah pulang dari acara kelulusan di kampusnya
bagaimana jika bukannya menuju alam baka setelah meninggal tertabrak mobil dan malah memasuki dunia fantasi yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
saat ini cia tengah duduk di sofa yang berada di ruang kerja Sagara sambil memakan cemilan nya, ia disuruh menunggu Sagara bekerja
(Fyp cia udh ganti baju ya)
"Sistem"
"Tem"
"Apa tuan saya disini (人 •͈ᴗ•͈) "
Cia memikirkan sejenak lalu menatap kearah Sagara yang masih fokus kepada pekerjaannya
"Misi tadi beres kan"
"Misi : menemui Sagara di taman belakang sekolah
Hadiah : kemampuan menggoda 50%
Berhasil ✓✓"
"Hadiah sudah saya terapkan tuan"
"Takut banget ntar gw jadi hyper gimana sistem "
"Itu biasa tuan malah terlihat keren Dimata saya (≧▽≦) "
"Keren gundul mu" ucap cia sinis
Bayangkan bagaimana nanti kalau cia mempunyai sifat hyper? Apa GK menyala ye kan ( ꈍᴗꈍ)
"Ouh iya tem tolong cariin dimana kara sekarang bisa kan? Gw udh 2 hari GK liat dia" ucap cia
Cia kepikiran soal ini saat melihat geng rajawali kurang lengkap tanpa adanya kara , ia merasa ada yang tidak beres soal ini sebelumnya tetapi ia tepis lantaran mungkin kara tengah sibuk dengan pekerjaan nya tetapi entah lah ia selalu terpikirkan hal itu.
Ingin bertanya pun ia gengsi bagaimana nanti ia selalu di goda oleh mereka kalau ia bertanya
"Baik tuan saya akan mencari informasi nya, tetapi saya butuh waktu agak lama karena sistem pusat tengah mengalami kebocoran informasi"
"Iya gapapa yang penting gw tau dia baik baik aaja"
Setelah mengobrol dengan sistem cia mulai kebosanan sambil melihat kearah Sagara yang terlihat semakin tampan ketika sedang bekerja seperti itu
Cia memilih berdiri dan mengelilingi ruangan Sagara yang sangat luas ini

Sedangkan Sagara yang sejak awal selalu melirik kearah cia dibuat gemas melihat nya, cia terlihat melamun dengan wajah seperti sedang berpikir keras di otak kecilnya itu
ia memilih melanjutkan pekerjaannya dengan sesekali melihat kearah cia
"Mo kemana hmm"tanya Sagara sambil membenarkan letak kacamatanya
Cia menoleh dan menyengir lebar sambil berjalan kearah Sagara dan berdiri di depan meja berhadapan dengannya