Gak ada angin gak ada hujan Jaehyun, Mingyu dan Rose berkumpul bersama di warung bakso kak Yoyo. Setelah menghabiskan bakso di mangkuk masing-masing mereka bertiga fokus pada ponsel hingga deheman Jaehyun membuat Rose melirik lelaki yang duduk di depan nya itu.
"Lo pacaran sama Winwin?" tanya Jaehyun tanpa basa-basi membuat Rose tersentak. Ini kenapa Rose ngerasa Jaehyun lagi nge introgasi dia ya karena suara Jaehyun yang datar tidak seperti biasa.
"Winwin anak kedokteran itu?" Mingyu menyela membuat Jaehyun melirik nya dan mengangguk. "Buset Rose kesambet apa lo mau pacaran sama anak baik kayak Winwin. Dia terlalu baik buat nenek sihir kayak lo."
Rose mendelik mendengar itu langsung menabok Mingyu yang duduk di sebelah nya. "Heh mulut lo minta di tabok!"
"Gue pernah ketemu Winwin waktu main futsal dan dia itu beneran jauh Rose dari mantan lo yang lain," ucap Mingyu.
Jaehyun diam-diam menyetujui ucapan Mingyu, itu sebab nya dia ingin memastikan apakah gosip yang ia dengar jika Rose dan Winwin berpacaran itu benar atau tidak. Karena bagaimanapun Winwin adalah sahabat Jaehyun sejak kecil meskipun mereka berbeda jurusan dan tidak pernah terlihat bersama tapi mereka sudah seperti saudara. Disisi lain Rose juga sahabat nya tinggal bersama selama tiga tahun membuat Jaehyun faham sifat Rose yang play girl sering ganti pacar dan apa yang di katakan Mingyu tadi memang benar Winwin benar-benar jauh dari tipe Rose. Sebut saja beberapa mantan Rose yang Jaehyun ingat ada Roel, Janjung dan Hyunjae dan masih banyak lagi.
"Kayak nya lo belom lama putus sama Hyunjae kok udah sama Winwin aja sih Rose?" tanya Jaehyun lelah.
"Dih gue putus sama Hyunjae udah satu bulan ya. Winwin nembak gue kemaren, ya kali gue tolak. Lo pada kan tau gue gak enakan orang nya," jawab Rose ketus. "Lagi pula gue sama Winwin kan satu iman barang kali kita berjodoh, secara Winwin beneran mantu idaman ganteng, sopan anak kedokteran lagi gak perlu diragukan se rich apa dia."
Jaehyun menghela nafas nya lalu kembali menatap Rose. "Lo nyadar gak sih lo itu udah di kenal play girl karena sering ganti cowok."
Rose balik menatap Jaehyun tajam. "Heh lo juga ngaca dong lo sering tu nganterin cewek cakep kemana-mana."
"Itu kerjaan gue dodol gue kan ngojek online." Jaehyun langsung mengetok kepala Rose dengan sendok secara pelan karena begitu gemas dengan perempuan berambut blonde di depan nya ini. Kalau di getok keras nanti tambah sengklek otak nya terus lupa kosan kata bahasa inggris di kepalanya bahaya. Soalnya cuman bahasa inggris doang yang bisa di banggain dari Rose, meskipun gak keliatan kayak orang pinter tapi Rose juara umum dalam debat bahasa inggris.
"Rose kalok lo emang beneran gak suka dan gak ada rasa sama orang mending lo tolak gak baik Rose bikin orang patah hati. Rasa gak enakan lo itu bisa jadi boomerang buat diri lo. Kalau mantan lo terima di putusin mending lah kalok yang gak terima amit-amit misal dendam sama lo bahaya." Mingyu mulai menasihati teman nya yang hampir saja tersesat.
"Lagian lo juga aneh Rose orang pacaran kok kayak diskon tanggal kembar di toko oren tiap bulan ada terus." tambah Mingyu mengakhiri kalimat nya lalu memilih fokus menghabiskan es buaho nya.
"Kalau pun ada yang dendam sama gue kan ada kalian yang bakal jagain gue selow aja lah," sahut Rose ringan membuat Mingyu dan Jaehyun langsung memutar bola mata nya malas.
Rose ini bukan hanya bebal tapi sangat bebal di nasihati seharusnya di dengarkan, di resapi, di ambil manfaat nya kalau dia hanya di anggap dongeng. Masuk telinga kiri keluar telinga kanan pun masih syukur setidak nya ada yang nyantol. Lah kalok Rose masuk telinga kanan keluar telinga kanan juga alias mental.
"Apa gue bilang Jae nasehatin ini bocah cuman buang-buang tenaga," ujar Mingyu menatap Rose dengan lelah. Jaehyun hanya diam tak menyahut matanya fokus menatap Rose yang sibuk membalas chat Winwin tanpa perduli jika dirinya di tatap oleh dua adam di depan nya dengan pandangan yang berbeda.
KAMU SEDANG MEMBACA
Songpit 97l
RandomRumah yang penuh huru-hara ini di juluki rumah songpit karena nomor rumah nya 97 selain itu penghuni nya datang di tanggal 9 bulan 7. Ide menamai songpit tentu saja berasal dari otak random June. Setiap pagi ada saja keributan karena rebutan kamar m...
