16 Nembelas

481 37 8
                                        

Saat mendengar suara motor June, Mina langsung bergegas keluar dari kamar nya untuk menemui June. "Junee." panggil nya dengan ceria.

June tersenyum tipis melihat Mina lalu melanjutkan jalan nya menuju dapur dia butuh air dingin untuk mendinginkan kepala nya yang hampir meledak. Latihan hari ini terasa lebih berat beberapa anggota tim nya tidak fokus dan sering membuat kesalahan padahal perlombaan sebentar lagi.

"Junn.." Mina mengekori June ke dapur dan terus memanggil nya.

Mendengar Mina yang terus memanggilnya membuat June menarik nafas nya berat tumben sekali Mina seperti ini. "Iya Mina kenapa?" Tanya nya dengan senyum tipis.

"Dawet ayu aku mana?" tagih Mina dengan tangan yang menengadah ke depan June dengan tatapan penuh harap. Sejak siang dia sudah membayangkan segar nya minum dawet ayu di cuaca yang panas ini.

Kernyitan di dahi June begitu jelas tak tahu apa yang di maksud Mina. "Dawet apaan?"

"Kamu pasti gak beli kan. Aku udah spam chat kamu dari siang loh Jun titip dawet ayu deket pertigaan bukit. Kamu buka chat aku loh kok bisa-bisa nya kamu gak tahu. Aku biarin aja kamu cuman read tanpa bales karena aku tahu mungkin kamu sibuk tapi kan pulang nya kamu ngelewatin dawet itu Jun..." Mina mengeluarkan kalimat terpanjang nya tanpa jeda yang terselip rasa emosi.

June memijat kepala nya yang terasa berat sungguh dia tidak tahu mengenai chat Mina. Sebelum pulang dia sempat mengecek whatsapp nya tapi tak ada pesan apapun. Dan woila June ingat tadi Yufa sempat meminjam ponsel nya untuk memesan makan siang untuk tim di aplikasi gojek karena kebetulan June punya voucher diskon. Astaga bisa-bisa nya Yufa berbuat seperti ini pikir June dalam hati.

"Oke nanti aku beliin ya tapi aku istirahat dulu aku cape banget," June berbicara dengan nada rendah harus tetap sabar mengahadapi Mina yang tumben sekali meripet.

"Udah gak perlu aku udah gak pengen lagi," sahut Mina ketus hendak pergi kembali ke kamar nya.

"Minaa.." cegah June menahan tangan kanan Mina.

Mina menyentakkan tangan nya hingga pegangan June hingga terlepas ditatap nya mata June dengan nanar. "Kamu sadar gak sih Jun akhir-akhir ini kita renggang banget. Kita hidup satu rumah tapi berasa jauh dua minggu ini tegur sapa pun jarang. Aku coba ngertiin kesibukan kamu buat latihan. Aku gak pernah protes meskipun kamu lupa anniv kita kemarin." Nafas Mina tercekat sungguh dia kecewa pada June 3 tahun menjalin hubungan tentu saja tidak semulus itu mereka pernah bertengar tapi seingat Mina tak sampai 5 kali karena June memang sepengertian dan sesayang itu dengan nya dan June sering memangalah. 

"Kamu sibuk tapi selalu ada waktu buat Yufa sebenernya hubungan kalian itu apa sih aku ragu kalok cuman sebatas teman," lanjut Mina menekan kata terakhir nya suaranya sudah bergetar sungguh sangat sesak Mina ingin sekali menangis.

"Jangan bawa-bawa Yufa dia gak ada hubungan nya Mina," potong June cepat. June sadar kok akhir-akhir ini dia kurang sekali memberikan perhatian nya pada Mina tapi itu semua murni karena kesibukannya bukan karena orang lain.

Mina tertawa miris June pasti membela Yufa. "Gimana aku gak bawa-bawa dia karena dia sumber masalah disini! Kamu kenapa sih segitu nya belain dia, atau kamu udah jenuh sama aku terus kamu selingkuh sama Yufa iya!" Mina menatap June nyalang.

"MINA!" bentak June saat mendengar ucapan terkahir Mina sungguh membuat nya hilang kendali. June menyugar rambutnya kasar dia lelah fisik dan lelah fikiran hari ini berjalan sangat berat di tambah Mina yang tiba-tiba emosi.

"Jun kamu bentak aku," ucap Mina dengan bibir bergetar matanya sudah berkaca-kaca siap menjatuhkan air mata saat dia berkedip.

June mengebuskan nafas nya berat bisa tidak jika cukup sampai disini dahulu. Melihat Mina yang hampir menangis membuat June merasa bersalah karena membentak nya. "Min maaf aku gak bermaksud gitu. Aku gak selingkuh Mina dengerin aku..." June merendahkan suaranya hendak meraih tangan Mina, tapi Mina lebih dahulu menghindar. "Aku kecewa sama kamu Jun." Mina langsung pergi masuk ke kamar nya dan menutup pintu seedikit keras meninggalkan June di dapur.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 15, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Songpit 97lTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang