SEVEN

286 42 14
                                        

Hello, Li here😘

Happy Reading!

🦋G🦋J🦋

Sudah dua bulan lebih Junjie tinggal di Obsidian. Dan dia tahu bagaimana kerja Obsidian. Setiap ada hal yang tidak beres, mereka akan melakukan sidang di ruangan yang junjie tahu sekarang sebagai Ruang Sidang.

Setiap Zhiguang memimpin sidang, laki-laki itu akan mengajak Junjie untuk menghadirinya. Dan menanyakan bagaimana pendapat Junjie.

Dan dari beberapa kasus yang sudah Junjie hadiri, dia tahu bahwa Zhiguang hanya tengah mengawasinya. Karena seperti yang Hongyi katakan padanya, Zhiguang tidak akan pernah membuka sidang jika bukan kasus yang begitu besar. Dan kasus seperti pencurian senjata di gudang Obsidian itu termasuk kasus kecil bagi mereka.

Hongyi juga yakin dengan pasti bahwa Zhiguang sudah tahu siapa pelaku sebenarnya. Karena memang, Hongyi sudah mendapat kabar dari detectiv mereka bahwa terdapat sidik jari di kontrol ruang CCTV, selain sidik jari petugas yang tengah bertugas di ruang CCTV.

Junjie menyandarkan punggungnya pada sandaran sofa. Memposisikan kepalanya senyaman mungkin dan memejamkan matanya. Namun detik berikutnya Junjie merasakan pahanya memberat.

Saat membuka matanya, Junjie tersenyum, menemukan anjing kecil dengan bulu putih halusnya tengah duduk diatas pahanya, menatap dengan mata lucunya.

"Halo Xingxing." Junjie mengangkat Xingxing dengan kedua tangannya, dan menciumnya. "Hari ini sangat melelahkan bukan?"

Junjie kembali tersenyum saat mendengar Xingxing menggonggong kecil.

Xingxing adalah anjing milik Zhiguang. Namun semua anggota Obsidian sangan menyukainya. Junjie pertama kali bertemu dengan Xingxing setelah dirinya dua hari tinggal di Obsidian, karena Xingxing yang mendapat perawatan di Rumah Sakit Hewan.

Dari sana Junjie tahu bahwa Zi Xian adalah Dokter Hewan, saat Zhiguang memberitahunya, Dokter yang merawat Xingxing adalah Zi Xian.

"Junjie ge, kau sudah pulang."

Junjie mengalihkan perhatiannya pada remaja didepannya. Liu Ruogu. Anggota Obsidian termuda yang Junjie tahu. Junjie sempat merasa bersalah kepadanya, karena perbuatannya yang membakar Bahan Bakar, membuat Ruogu harus dirawat di Rumah Sakit satu bulan penuh.

Dan sekarang Ruogu masih harus mendapat perawatan untuk menghilangkan bekas luka bakar di beberapa bagian kulitnya.

"Sudah berapa kali aku katakan untuk tidak memanggilnya seperti itu." Zhiguang yang baru masuk duduk di sofa tunggal dan Xingxing turun dari pangkuan Junjie untuk beralih ke pangkuan Zhiguang.

"Zhiguang, biarkan saja itu." Junjie benar-benar tidak mengerti dengan Zhiguang. Kenapa semua orang di Obsidian harus memanggilnya Tuan Muda Pertama. Itu membuatnya kesal.

"Karena itu tidak sopan." Zhiguang berkata tegas, tangannya sibuk membelai bulu halus Xingxing di pangkuannya.

Ruogu menggaruk belakang lehernya yang tidak gatal, tersenyum canggung. Namun dia mengangguk dan tersenyum setelahnya.

"Aku ingin lihat, sudah sampai mana kau kerjakan pekerjaanmu?" Zhiguang berbicara pada Ruogu dan membuat remaja itu berlari ke kamarnya, dan kembali dengan tumpukan kertas ditangannya.

Zhiguang menurunkan Xingxing dari pangkuannya dan memeriksa kertas itu lembar demi lembar. Junjie menggeser sedikit duduknya agar bisa melihat apa yang ada di tangan Zhiguang.

"Hanya ini?" Zhiguang kembali bertanya pada Ruogu, namun matanya masih fokus pada kertas ditangannya. "Ini sudah lebih dari 6 bulan. Saat di Rumah Sakit kau bahkan mengerjakannya."

My Mate [Guangjie]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang