Hello, Li back🤗
Happy Reading!
🦋G🦋J🦋
Alunan musik keras menyambut, begitu Zhiguang masuk ke dalam King Night Club. Itu hal yang biasa untuknya. Berjalan ke Bar, mendekati dua orang yang tengah berbincang di tengahnya kebisingan musik yang mengalun.
"Dia sudah pergi dari setengah jam yang lalu." Zheming berbicara pada Zhiguang saat melihat Pemimpin Obsidian itu duduk di sebelah Zhennan. "Tapi akan kembali sebentar lagi."
"Lagipula, kemana saja kau." Menaruh gelasnya, Zhennan menatap Zhiguang di sebelahnya. "Kita janji bertemu dari satu jam yang lalu. Dan kau baru datang."
"Bukan urusanmu." Tangan Zhiguang terulur menerima gelas yang di sodorkan Zheming.
Seperti yang dikatakan Zhennan, mereka janji bertemu 1 jam yang lalu. Hanya saja dia terlalu nyaman menghabiskan waktu dengan Junjie.
Flashback On
Zhiguang memperhatikan bagaimana Junjie terus menembak target shooting. Dan ekspresi kesalnya terlihat jelas saat semua pelurunya tidak tepat sasaran.
Tersenyum miring saat Junjie meletakkan senjatanya dengan kasar, membuat Zhiguang mengambil alih senjata itu, menggenggamnya dengan satu tangan, mengarahkan pada target shooting.
Door
Door
Door
Junjie memperhatikannya, wajah terkejutnya tidak bisa disembunyikan saat melihat bagaimana Zhiguang dengan entengnya memegang senjatanya dengan satu tangan, meski Junjie sudah pernah melihatnya, namun dia tau seberat apa senjata itu. Dan yang mengejutkan lagi, tiga peluru yang di tembakkan Zhiguang tepat mengenai sasaran.
Kali ini bukan keterkejutan lagi yang tergambar di wajah Junjie. Tapi kekaguman.
"Jangan memintaku untuk mengajarimu." Zhiguang mengulurkan tangannya, menyodorkan senjata di tangannya agar Junjie memegangnya kembali.
Meski kesal mendengar perkataan Zhiguang, Junjie tetap menerima senjata itu dan menggenggamnya dengan benar, dengan kedua tangannya.
Namun detik berikutnya Junjie sedikit tersentak merasakan sentuhan di lengannya. Dan punggungnya dapat merasakan bagaimana dada bidang Zhiguang yang berdiri tepat di belakangnya.
Telapak tangan Zhiguang tepat berada di punggung tangan Junjie, membenarkan bagaimana seharusnya Junjie memegang senjatanya.
Meski Junjie pernah dilatih saat dirinya masih di Obsidian, tapi itu sudah sangat lama. Dan Junjie hanya melakukan apa yang diingatnya.
"Lebih luruskan lagi lenganmu."
Posisi kepala Zhiguang yang tepat berada disisi kanan wajah Junjie, membuat suara Zhiguang terdengar begitu jelas di telinga Junjie.
"Luruskan pandanganmu tepat pada target."
Mendengar itu, Junjie bukannya menatap lurus pada target shooting, dia justru memiringkan wajahnya ke samping, dan matanya bisa melihat dengan jelas mata Zhiguang yang tengah menatap lurus ke depan.
Dan fokus Junjie kini tertuju pada bibir Zhiguang. Dia mengingat terakhir kali saat dirinya merasakan bibir itu di kamar Zhiguang. Dan setelah itu tidak ada pembicaraan apapun tentang ciuman mereka. Namun Junjie sama sekali tidak bisa melupakan ciuman mereka.
Itu berbeda saat dirinya berciuman dengan Linghe. Dengan Zhiguang, meski hanya ciuman sekilas, namun membuat Junjie seolah itu ciuman pertamanya. Dan Junjie dengan pikiran bodohnya menginginkan hal yang lebih.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Mate [Guangjie]
Fanfiction#12 - huangjunjie 18 November 2024 #4 - xiazhiguang 29 November 2024 #1 - huangjunjie 19 January 2025 Huang Junjie, yang mencari kebenaran tentang kematian ayahnya, nekat menyerang 'Obsidian' seorang diri. Dengan membakar markas besar Obsidian, Huan...
![My Mate [Guangjie]](https://img.wattpad.com/cover/372698711-64-k511857.jpg)