EIGHT

431 44 59
                                        

Hello, Li in here😘

Happy Reading!

🦋G🦋J🦋

Junjie hanya bisa diam saat banyak sekali wartawan mengerubungi Obsidian. Beberapa hari ini dia tidak bisa keluar sama sekali. Bukan hanya dirinya. Tapi semua anggota Obsidian lainnya.

Itu terjadi karena berita desas desus salah satu anggota inti Obsidian mengkonsumsi obat terlarang. Berita itu menyebar begitu cepat. Dan hanya dalam satu hari Obsidian dipenuhi dengan banyaknya wartawan.

Junjie menghela nafas pelan. Dia belum genap 5 bulan berada di Obsidian, tetapi sudah banyak sekali masalah yang terjadi. Tetapi yang kali ini sangat besar bagi Junjie, karena melibatkan media.

Obsidian sempat digeledah oleh pihak berwajib. Mencoba mencari barang bukti obat terlarang yang disimpan. Tetapi nihil. Mereka tidak menemukan apapun. Dan terakhir yang Junjie tahu. Tiga hari yang lalu, Polisi meminta untuk tes urin dan hasilnya akan keluar hari ini.

Semua orang diruangan itu hanya diam. Menunggu kabar pastinya. Junjie mengalihkan perhatiannya pada Xingxing yang terus mengganggu Zhiguang. Karena merasa Zhiguang sedang tidak baik, Junjie menggendong Xingxing dan berbicara pelan, mengatakan bahwa ayahnya sedang tidak bisa diganggu. Xingxing menggonggong pelan sebagai jawaban, dan menyamankan dirinya digendongan Junjie.

Saat dering telephone Zhiguang berbunyi, perhatian semua orang tertuju padanya. Diam memperhatikan saat Zhiguang membalas perkataan orang di sebrang telephone.

"Sebarkan itu ke media."

Dan setelahnya Zhiguang mematikan sambungan telephone, meletakkan handpone nya diatas meja dan menyalakan tv.

Mereka langsung disambut beberapa berita permasalahan pemakaian obat terlarang oleh salah satu anggota Obsidian. Dan berita terbaru sekarang adalah bagaimana hasil tes yang didapatkan.

Junjie tersenyum, menghela nafas lega saat berita mengatakan hasil tes nya adalah negatif. Dan Junjie bisa mendengar suara mobil diluar yang mulai meninggalkan Obsidian.

Junjie menatap Ruipeng yang berdiri diujung sofa, terlihat begitu lega. Karena yang dirumorkan oleh media beberapa hari ini adalah namanya.

"Kau lihat, Xia ge." Ruipeng mulai berbicara. "Hasilnya negatif. Aku-"

Semua orang diruangan itu terkejut saat mendengar suara tembakan, dan peluru tepat mengenai bahu kiri Ruipeng. Darah yang keluar begitu banyak dari luka yang diakibatkan, namun tidak membuat Ruipeng tumbang dan tetap berdiri.

"Kau masih bisa berbicara." Suara Zhiguang terdengar sangat tegas. "Hal bodoh apa yang tengah kau lakukan!"

Junjie merasakan Xingxing yang semakin dalam masuk kedalam pelukkannya saat mendengar suara Zhiguang. Semua orang tidak ada yang berani membuka mulutnya.

"Kau pikir sedang berbicara dengan siapa, Ao Ruipeng!" Suara Zhiguang semakin meninggi, bahkan Junjie yang mendengarnya merasa takut. Ini kali pertama dia melihat Zhiguang seperti ini. "Zi Xian. Kau urus dia."

Setelah mengatakan itu, Zhiguang pergi kelantai dua, ke kamarnya. Junjie masih belum bisa mencerna apa yang tengah terjadi, bahkan sampai Zi Xian membawa Ruipeng pergi dari sana.

"Hongyi," Akhirnya Junjie bisa menemukan suaranya setelah cukup lama diam. "Apa maksudnya ini? Bukankah hasil tes Rui, negatif? Kenapa Zhiguang semarah itu?"

"Rui positif, Junjie." Jawaban Hongyi membuat Junjie terkejut untuk yang kesekian kalinya. "Zhiguang sudah tahu bahwa Rui mengkonsumsi obat-obat terlarang. Dia menyelidikinya, dan tahu bahwa Rui dijebak, sehingga terjerumus dengan obat-obatan itu. Zhiguang cepat bertindak, memusnahkan semua stok obat terlarang yang Rui simpan." Hongyi menghela nafas sebelum melanjutkan. "Zhiguang berharap Rui bisa berhenti mengkonsumsinya jika dia memusnahkan semua persediaan yang Rui punya. Tapi-"

My Mate [Guangjie]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang