~Masa sd~
"Setiap kali aku melihatmu,
aku jatuh cinta lagi"
°
°
°
"Ada apa, kaya serius banget"
"Sebenarnya Yovan, aku dari masa depan"ungkap Runa dengan terbata bata.
"Aku, aku sebenarnya takut Yovan, kalau kita berdua dekat lagi, aku takut kamu pergi".
"Kecelakaan itu buat aku trauma Yovan".
"Yovan?"panggil Runa melirik sisi kiri dan kanannya.
Ia berdiri dan melihat sekelilingnya, mulut Runa menganga lebar melihat sekelilingnya yang gelap tanpa warna, bahkan ia berpikir jika waktu telah berhenti seketika.
Runa menghampiri Yovan yang berdiri seperti patung, ia memegang pergelangan tangannya, "Aku mau jujur sama kalian semua, kenapa nggak bisa?!"teriak Runa, meluapkan emosinya.
"KENAPA WAKTU HARUS BERHENTI!"
"Hiks hiks"
Dalam beberapa menit kemudian, Runa tidak sangup menopang berat badannya dan pingsan di taman.
*****
Kringg kringg kringg
Kringg kringg
Zora membuka matanya perlahan dan mengusap wajahnya dengan kasar,"Runa, alarmnya matiin!"kesal Zora.
"RUNA!".
Deg
Runa terkejut dengan suara Zora yang lebih keras dari suara alarm.Ia terbangun dan duduk di atas ranjang dengan jantungnya yang berdetak lebih cepat.
Kringg
Runa melihat ke meja kecil di sampingnya, dan mengambil jam baker berwarna biru yang terus berbunyi.
"Kaya kenal situasi ini"batin Runa mematikan alarmnya.
"Buruan sana mandi, kalau udah selesai bangunin gue"gumam Zora yang masih bisa didengar oleh Runa.Ia menarik selimut hinga menutupi wajahnya, dan memejamkan kedua matanya kembali.
Runa berdiri melihat cermin,"Jam biru dan tas pink?"
Ia membuka lemari bajunya untuk memastikan,"Anak sd?".
"KOK KECIL BANGET!"teriak Runa terkejut.
"Apasih Runa?!"sahut Zora yang masih tidur di ranjang kamar, kebetulan mereka tidur satu kamar.
Runa menutup mulutnya dengan kedua tangan,"Enggak kok kak".
Waktu kembali berputar, yang mengharuskan Runa untuk menjadi anak sd dengan menggenakan seragam merah putih.
Hal itu membuat Runa terkejut, bagaimana bisa ia kembali ke masa itu?.
Runa tidak yakin bisa menyesuaikan diri dengan situasinya saat ini.
"Runa ayo masuk kelas!"ajak salah seorang perempuan dengan rambut pendek, bernama Viona.
Runa mengikuti langkah Viona, ia terus menatap Viona dengan tatapan yang sulit di artikan,"Aku tahu, siapa kamu"batin Runa tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet love
FantasíaPerjalanan seorang tokoh utama yang terjebak dalam perasaan mendalam terhadap seseorang yang hanya ia temui dua kali dalam dua tahun. Sebut saja Runa,yang melakukan perjalanan ke masa lalu untuk menemukan pujaan hatinya. Dalam berbagai rintangan,a...
