Teacher 🐈

6.1K 140 13
                                        



Heeseung x Jay (Heejay)



🔞⚠️
[AGE-GAP, SEX]












Jay dikenal lucu dan manis di sekolah nya. Siapapun pasti menyukainya dan tak ada yang pernah memusuhi nya sekalipun geng bullying.


Banyak yang mengagumi nya juga, termasuk seorang guru muda yang mengajarkan Matematika, Lee Heeseung.


Gurunya ini tak hanya mengagumi Jay karena dia yang baik, sopan, dan lumayan pintar, tapi juga menyukai bahkan bisa dibilang obses dengan murid nya sendiri dari kelas 12.3 ini.


Dan dia yakin suatu hari nanti bisa mendapatkan Jay seutuhnya. Dan inilah waktu yang ia tunggu-tunggu...







Hari ini adalah hari yang cukup sial bagi Jay, ia terlambat hampir lima belas menit karena bangunnya terlalu siang.


"Yah jam pelajaran pertama jam nya Pak Heeseung lagi! Mana Pak Heeseung galak bisa-bisanya aku dijemur dilapangan!" Gerutu nya sambil berjalan cepat menuju kelasnya.


Omong-omong, Lee Heeseung si guru muda dan tampan yang disenangi banyak gadis² di sekolah, galak juga loh. Kalau murid nya ada yang telat atau belum mengerjakan PR, di suruh hormat ke tiang bendera dan dijemur dibawah teriknya sinar matahari.


Makanya Jay ketar-ketir, mau pulang tapi dia enggak mau ketinggalan materi, karena bentar lagi lulus jadinya dia usahakan kelas 12 ngga ada acara sakit/izin/apalagi alpha.


Tok tok tok!


Kriet..


Jay membuka pintu kelasnya dan langsung menjadi pusat perhatian satu kelas. Heeseung duduk di kursi guru nya dan menatap Jay tajam membuat Jay langsung menunduk.


"Permisi Pak, maaf saya telat" Ucap Jay pelan.


"Kenapa telat? Begadangnya ngapain semalam?" Nada bicaranya membuat Jay semakin ketar-ketir karena Heeseung marah besar.


"M-maaf Pak, semalam ngerjain tugas Sejarah sama Fisika, maafkan saya Pak. Saya janji tidak akan mengulanginya lagi"


"Seminggu lalu kan sudah saya kasih tahu bahwa hari ini ada ulangan harian, apa kamu engga mendengarkan apa yang saya kasih tau? Kurang jelas apa suara saya?" Jay rasanya pengen nangis karena Heeseung bicaranya lumayan lantang gitu suaranya.


Heeseung menghela napasnya kasar kemudian berkata, "Sana, duduk"


Hampir sekelas kaget dengan ucapan guru Matematika yang satu ini. Baru kali ini engga menghukum seorang siswa yang telat dengan cara hormat di depan tiang bendera.


"Baik, Pak. Terima kasih" Jay membungkuk hormat kemudian menuju bangku nya yang berada di dekat jendela.


Setelah duduk, temannya yang duduk di depan menyahuti nya.


"Keren lo, Jay. Siswa satu-satunya yang engga di hukum sama Pak Heeseung!" Puji Jaehyuk dengan sedikit bisik-bisik.


"Kebetulan aja kali. Lagi ulangan harian, pasti males mau ngehukum" Jawab Jay sambil mengeluarkan buku dan alat tulis nya.


"Eh tapi gue denger dari kelas 12.2 sama 12.4, pas mereka ulangan harian, ada siswa yang engga ngerjain PR sama ada yang telat, tetep dihukum di suruh hormat di depan tiang, bjirr"


Cutie Boy; JayxAllTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang