Setelah selesai makan sambil menunggu jennie dan iren lisa berjalan ke parkiran dan mengambil air mineral di dalam mobil dan menungangkan air tersebut di kursi samping kemudi..
" aku harus mencegah adanya kecemburuan sosial.
Walau aku ajan terlihat seperti supir..
" serelah membasahi kursinya lisa membuang botol air mineral itu sembarang tempat.
Dan pura pura mengambil tisu untuk mengeringkan kursi..
" maafkan aku baby boy ku , papih tidak bermaksut membuatmu duduk di belakang..
Ini hanya untuk menyambung nyawa papih nak..
" pih apa yang kamu lakukan.
Ucap iren ..
Mih maaf , aku menumpahkan air ke kursi.
Gak papa kan kalian berdua berbagi kursi di belakang..
" lisa kamu kan tau , aku merasa mual di belakang.
Bayimu tidak mau diajak kerja sama..
Ucap iren kecewa..
" sekali saja iren.
Aku sungguh tidak sengaja..
Apa aku perlu menelfon taxi atau supir.
" iren masuk kedalam mobil dan duduk di belakang di ikuti jennie.
" ..
Huh....
Lisa masuk kedalam mobil dan mulai menjalankan mobilnya sambil sesekali melirik iren yang beberapa kali menyumbat mulutnya..
" hingga beberapa menit mobil lisa memasuki rumah iren.
Lisa berlari membuka kan pintu dan membantu iren dan jennie keluar.
" mih aku mengantar jennie ya, kamu cepat mandi dan istirahat.
" lisa melirik jennie sedikit dan berjalan kearah iren.
Mengecup bibir iren dan melambai ke supirnya mengganti mobil..
" setelah iren masuk , lisa membuka kan pintu mobilnya dan mengikuti jennie untuk duduk di kemudi..
" sayang ingin langsung pulang atau makan sesuatu..
" ucap lisa menjalankan mobilnya keluar dari rumah iren..
" sudah jam 4 pagi.
Gimana jika pulang saja .
Aku sudah sangat lelah dan mengantuk.
" ok baiklah.
Lisa menjalankan mobilnya menuju rumah jennie dan mengikuti jennie untuk masuk kedalam kamar yang lain.
" kita tidur disini saja.
Dulu ini kamar jungkok , tapi sekarang menjadi kamar tamu..
" lisa mengangguk tanda mengerti dan berbaring begitu saja di ranjang.
..
" Bukan jenlisa jika langsung tidur.
Kini lisa yang sudah lelap harus terysik karena jennie terus menciumnya.
" jennie...?
" aku hanya ingin menciummu lisa. .
"..
" ok lakukan sesukamu kalau begitu dan biarkan aku tidur ya..
..jennie menggangguk dan memeluk lisa lagi seolah tidak ingin di tinggalkan.
" besok kita ke dokter ya..
Ucap lisa lagi..
" tapi besok aku harus kerja..
Ucal jennie lembut..
Aku akan mengurus urusanmu.
" lakukan saja keinginanku , besok kita harus ke dokter.
Aku hanya ingin memastikan jika kamu sungguh hamil ..
" baiklah...
.setelah itu jennie melonggarkan pelukanya dan membiarkan lisa untuk tidur..
Hingga tidak terasa dia ikut tertidur dengan pulas.
" dan kini giliran dia merasa seseorang terus mencium wajahnya...
" eummmmmmehhhhh....
..desah jennie ..
" sayang aku harus pulang , nanji jam 10 aku akan datang menjemputmu sekalian kita priksakan liam.
" mendengar kata pergi jennie membuka matanya.
" dia menatap jam dinding yang ternyata masih jam setengah 6..
" masih sangat pagi. Aku masih ingin memelukmu..
Sayang nanti kita lanjutkan.
Emmie akan mencariku dan menangis setiap dia tidak melihatku..
" aku harus selalu menanganinya setiap pagi..
" bahkan iren tak bisa untuk menangani setiap dia bangun tidur.
" aku harus pergii..
Aku sangat mencintaimu jennie..
Lisa mencium bibir jennie dan melumat sebentar sebelum dia bangun dari ranjang.
" i love you jennie...
Ya , cepat kembali , dan mari kita lakukan sex yang hebat..
" kamu sungguh wanita nakalku jennie.
Kamu membuatku tidak bisa jauh.
Ok aku harus pergi.
"Lisa bangun dan pergi meninggalkan rumah jeninie..
Sebelum pulang lisa membelikan bubur ayam kesukasn iren dan emmie dan telur asin.
" setiba di rumah dia memberikan bubur kepada pembantunya untuk mengantar satu bubur di kamarnya dan satu bubur untuk nanti emmie bangun.
" lisa berjalan ke kamar iren dan melihat sang istri masih tertidur dengan nyenyak.
Dia langsung mandi untuk membersihkan diri sebelum dia mengurus kekasih kecilnya..
" setelah selesai mandi lisa keluar hanya memakai handuk yang menutupi sampai pinggangnya...
" kamu sudah bangun mih..
" yaa aku mendengar bibik mengantar bubur untukku.
Ucap iren menunjuk ke atas laci..
" maaf membangunkanmu , tapi kamu harus sarapan dulu .
Karena baby pasti sudah lapar..
Lisa duduk di samping iren dan mengecup kening iren sebelum dia bangun..
" pih aku ingin sarapan bersamamu sini jangan pakai bajumu dulu.
" lisa tau kata sarapan bersama yang ambigu itu .
" lisa mendekat ke iren dan mencium bibir sang istri.
" tidak butuh lama tangan iren sudah berada diatas junior lisa dan mengobrak abrik pertahanan lisa.
" melempar selimut mengambil remot diatas laci dan mengunci pintu .
Srekk ceklek...
Lisa menaikan lingeria iren yang membuat perut iren terpapang dengan jelas dan celana merah maron terlihat..
" biar ku lepas lingeriaku dulu.
Ucap iren melepaskan lingeria tanpa bra tersebut dan kembali berbaring..
" lisa melepas celana dalam milik iren dan menekuk kedua kaki iren dan membukanya. .
" milik iren walau pagi masih sangat wangi.
Dia tau iren sangat rutin pergi ke klinik kecantikan untuk mengurus vaginanya..
" dulu aku sempat mencegahnya , karena bagiku hanya aku yang boleh melihat dan menyentuhnya .
Tapi dia memastikan dokter nya wanita dan itu untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vaginanya agar aku suka da bahagia..
" cup muuach.
Bibirku kini sudah berada di mana tempat paling berharga .
Naik turun maju mundur semua aku lakukan.
Sesekali menggigit kacang mahal itu yang membuat istriku berteriak keras..
" oh pihhh....
..
" kamu sangat enak...
Mih.
..
KAMU SEDANG MEMBACA
when love comes too late
Romansakamu akan tau bagaimana seseorang sangat berharga ketika kamu telah kehilanganya. ..
