saling bertaut

1.6K 68 0
                                        


Pagi ini Charlie sarapan sendiri karena babe masih ada di rumah ayahnya

Namun yang membuat Charlie bingung sejak semalam dia menghubungi babe,  nomor itu selalu tidak aktif

Pagi ini pun sama.
No babe masih tidak bisa di hubungi.
Charlie pun menghubungi ayah mertuanya.

"Charlie... Chai terus menangis sejak semalam, dia baru tertidur jam 3 dini hari. Jadi sekarang dia belum bangun"
Ucap ayah mertuanya

"Maafkan aku sudah merepotkanmu, lalu p'babe apa yang sedang dia lakukan? Aku menelponnya namun nomornya tidak aktif "ujar Charlie

"Charlie apa maksudmu, bukankah babe pergi denganmu, kemarin dia mengantarkan Chai dan mengatakan akan pergi denganmu ke suatu tempat, jadi dia pergi lagi"

" .... "
Charlie mengerutkan keningnya bingung

"Apa dia bicara seperti itu?"tanya charlie

"Yaa... Ada apa Charlie , apa babe tidak pergi bersama mu?"

"Ya.. dia...mengatakan akan menginap di rumahmu"jawab Charlie ragu

"Tapi sejak sore kemarin dia belum kembali kesini, Charlie apa yang terjadi, kalian bertengkar?"tanya tuan reval mulai gelisah

"Ya kami sedikit berdebat tempo hari, tapi kau tenang saja. Aku akan mencari p'babe, ku rasa aku tahu dimana dia"

"Hhhh... Baiklah Charlie, hubungi aku saat kau sudah menemukan nya!"

"Hm baiklah "

Charlie menutup telponnya.
Diapun beranjak dari duduknya dan pergi ke mobilnya seraya menelpon seseorang

***

Tuan reval terdiam memikirkan apa yang terjadi dengan anak dan menantunya

Namun pikiran nya kembali buyar saat tangisan chai yang terbangun dari tidurnya

"Chai... Kau sudah bangun cup cup... Jangan menangis yahh... Kakek disini"
Ucap tuan reval menenangkan

"Mama... Mama... Papa .. hiks hiks"

"Chai ingin bertemu mama?"

Chai mengangguk walau masih dengan tangisan nya

Tuan reval mendudukkan chai di kursi meja makan,  sedangkan dia pergi ke dapur untuk membuat susu
sebelum dia kembali mendengar chai  muntah muntah

Tuan reval sangat terkejut melihatnya, Dia mencoba menenangkan chai dan memberinya air namun kembali chai memuntahkan nya

Dengan perkiraan dalam pikirannya reval memegang kening chai , dan betapa terkejutnya dia, suhu anak itu sangat tinggi

Pantas saja chai terus menangis.
Tuan reval mengambil hp nya dan menghubungi babe namun nomornya tidak aktif

Dia memencet nomor lain , dan langsung terhubung.

"Charlie chai demam tinggi... Sepertinya aku harus membawanya ke rumah sakit, bisakah kau datang?"

"Baik ayah aku akan datang, tolong jaga chai sebentar lagi"

"Hm. Aku menunggumu!"

Tuan reval segera membawa chai ke rumah sakit.

***

Charlie kembali memutar arah mobilnya menuju rumah sakit dengan perasaan tak karuan

Satu sisi dia khawatir dengan babe satu sisi lagi dia tidak bisa meninggalkan chai

Charlie membuang nafas kesal sambil menginjak gas agar mempercepat lajuannya.

**

Di tempat lain.

Other Story ( Pitbabe )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang