Charlie melepaskan kulumannya lalu mencium kembali bibir babe dan membuka celananya
Perlahan dia meletakkan tubuh babe agar berbaring dan mulai menciumi payudara babe bergantian
"Hmm ahh!! "
"Ahhh...
"Ahhh..
"Ahh.. Charlie ahh... Jangan menggigitnya!"
Charlie malah melakukan apa yang babe larang, dia menggigit gemas puting kecil itu dengan lidah yang menyapunya
Babe tak tahan untuk tidak mendesah.
"Ahhh
Sssshhh
Hah ahh .."
Charlie membalikkan tubuh babe dan kembali menciumi tengkuk leher hingga ke pinggang ramping babe
Dia mengulum telinga babe hingga babe mengeliat
"Ahh ahha...ah .. Charlie ahh...!"
Lalu tangan charlie meremas kedua bongkahan kenyal babe dengan tangan nya
"Ahh!!"
"Phi... Tubuhmu semakin lembut dan halus "ucap Charlie takjub
"Tentu saja.. aku bukan seorang alpha lagi kau ingat?"jawab babe susah payah
Charlie tersenyum bodoh
"Kalau begitu aku akan merubah mu menjadi alpha lagi.."
"Bisakah?"
babe bertanya dengan senyuman remehnya
Charlie menggesekkan miliknya di antara kedua pantat babe , dia sedikit memainkan nya masuk dan keluar hingga membuat babe kesal
"Charlie berhentilah main main..."
"P'babe aku rindu main denganmu"
"Tapi kau menyiksaku, bisakah masukkan saja.. aku sudah menahan klimaks ku sejak tadi"ujar babe kesal
"Hm Baiklah..."
Charlie langsung memasukkan ruang hangat babe dengan perlahan
"Ah!"
"Woo... Sangat sempith phi ..."
Charlie menggerakkan pinggulnya keras sambil mencium tengkuk babe
"Ahh ahh..ahaaa aaahhh!!"
"Bagus p'babe teruslah mendesah... Suaramu sangat sexy ah!"
"Ahhh ahhaaa aaahhh ahhh Charlie ahhhhh...."
Tubuh babe terlihat naik turun karena goncangan yang di sebabkan oleh Charlie yang ada di belakangnya
"Ahhh ahhh... Papa... Ahh lebih keras ahh!!"
Charlie semakin mempercepat hujamannya sesuai permintaan babe
"AAHHHH!! Ahh ahh hhmm ahh..."
Desahan babe terdengar frustasi
Sungguh Charlie membuatnya hilang akal. Hujamannya menyiksa kenikmatan nya
Dan babe sangat menyukai nya!
Charlie membalikkan tubuh babe hingga dia terlentang, lalu kembali memasukkan miliknya sekaligus dan menggerakkan pinggulnya lagi, hingga bunyi kulit beradu terdengar nyaring di ruangan
Tubuh babe sudah tergoncang keras , wajah babe sudah memerah di hiasi peluh yang sudah memenuhi tubuhnya
Di tengah aktivitas panas mereka hp babe berdering
"Ahhh cha... Charlie ahh... Itu mungkin ahh... Ahh tunggu, itu mungkin Chai...dia ahhh ahh Charlie"
Babe kesusahan untuk menyusun kalimat nya
Karena charlie terus memasukkan miliknya lebih dalam tanpa jeda.
"Siall ini nikmat phi.."
"Charlie berhenti dulu... Ah! Chai sudah waktunya dia di jemput"
KAMU SEDANG MEMBACA
Other Story ( Pitbabe )
Fantasimelanjutkan kisah pitbabe dan kekasihnya charlie.. yang kita anggap mereka akan bahagia karena semua masalah telah selesai. namun ternyata ada begitu banyak hal yang sudah menunggu mereka di masa depan,akankah mereka bisa melewatinya ? bagaimana kel...
