kecelakaan

2.1K 81 1
                                        


Charlie berjalan menuju mobil dengan Dean yang ada di belakangnya.

"Masuklah!"
perintah Dean saat dia membukakan pintu untuk Charlie

Sebenarnya Charlie bisa melakukannya sendiri,namun Dean hanya sedang mencari muka karena Tony memerintahkan nya untuk menjaga Charlie sementara dia bersiap di dalam

Tak lama beberapa koper di masukkan ke dalam bagasi mobil yang di susul oleh kedatangan Tony yang sudah berpakaian rapi

Dean segera membukakan pintu mobil bagian penumpang untuk selanjutnya membiarkan Tony masuk ke dalam nya.

Mereka bertigapun berangkat ke Singapura untuk acara pelelangab yg di maksud.

***

Di arena balap ..
Babe sedang memusatkan konsentrasi dia  kamar mandi...

Meski dia sudah mendapatkan nya  pagi ini sebelum Charlie berangkat kerja tapi perasaan nya masih cemas..

Tak lama suara hp nya berbunyi dan itu dari Charlie. Sangat kebetulan.

"P'babe... Apa kau sedang bersiap untuk bertanding?"

"Hmm.. kau sudah berangkat?"

"Ya... Aku sedang di jalan"

"Baguslah.. berhati hatilah saat mengemudi"

"Ya .. kau juga! (Charlie terdiam sesaat) Phi .."

"Hm.."

"Aku mencintaimu..."

Babe tersenyum
"aku tahu, aku juga mencintaimu Charlie..."

Sebelum babe melanjutkan kata-katanya, telepon akhirnya terputus Karena hp nya kehabisan baterai

"Hhh aku lupa mencharge hpnya"keluh babe kesal,

diapun kembali menatap cermin dan mengatur nafasnya lalu
mencharge hpnya

Sepertinya dia sudah kembali mendapatkan ketenangan nya setelah mendengar suara Charlie

Babepun pergi untuk bersiap di lapangan.

***

Setelah telpon terputus, Tony langsung membuang hp Charlie ke luar mobil yang masih melaju

"Kenapa kau membuangnya?!"teriak Charlie kesal.

"Karena mungkin kita tidak akan kembali kesini, aku sudah memberimu kesempatan untuk salam perpisahan jadi jangan mengeluh.."ujar Tony bicara santai

Charlie mengeraskan wajahnya dengan tangan yang sudah mengepal.

Dia kesal sungguh!!

***

3,2,1 Go!!!

5 mobil itu melaju saling menyusul,
Babe yang berada di posisi ke tiga langsung menyusul kedua mobil yang ada di hadapannya

Perlahan namun pasti mobilnya bisa menandingi mobil bagus lainnya , hingga kini dia ada di urutan pertama

Bukan hal yang sulit bagi babe untuk mengejar , karena itulah keahlian nya.

Dia bisa sedikit bersantai ketika mobil lain agak tertinggal jauh...

Tapi babe tidak mau terlalu rileks dia maka dia kembali menginjak pedal gas hingga mobilnya melaju cepat lagi

Semakin lama semakin cepat hingga semua lawannya tertinggal, babe melihat nya dari kaca spion mobil nya

Dia tersenyum puas saat bisa melihat Bendera final ada di hadapannya, tak lama dia berhasil melewatinya, dan kembali melaju, karena masih ada dua putaran lagi.

Other Story ( Pitbabe )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang