Charlie pergi ke kediaman Tony dengan mobilnya.
Tony yang kebetulan sedang bersantai di balkon rumah atasnya melihat Charlie dengan senyuman
Diapun segera ke bawah untuk menyambut anak kesayangan nya saat ini.
"Aku tidak tahu kau akan datang secepat ini?"tanya Tony seraya berjalan mendekati Charlie
Charlie menatap mata Tony tanpa ekpresi,
"Dimana p'babe?"tanyanya
"Ohh dia menginap disini sejak dua hari lalu, dia ada di kamar ruang bawah tanah, dia sedikit kelelahan setelah banyak berdebat dengan ku"
Mata Charlie semakin tajam menatap Tony, lalu tiba-tiba lampu ruangan menjadi gelap.
Dan tak lama itu kembali menyala, semua orang kebingungan dengan apa yang terjadi, namun mereka terkejut saat melihat Charlie yang sudah menodongkan pistol ke arah Tony
Semua penjaga dengan sigap langsung mengeluarkan senjatanya dan mengarahkan nya pada Charlie
"Charlie apa yang kau lakukan?"tanya Tony gugup
"Sudah ku bilang bukan, aku tidak akan melakukan apapun jika kau juga diam "ucap Charlie dengan anda rendah
Tony tersenyum,
"kau pikir siapa yang lebih dulu menyerang ku ? Aku diam seperti yang kau minta, tapi pasangan mu itu sangat keras kepala. Dia datang sambil mengarahkan pisau padaku, apa menurutmu aku akan diam saja?"
Charlie menatap luka tony , dia jadi merasa bersalah karena tidak bisa membujuk babe hingga dia pergi melakukan hal itu
"Jadi apa kau juga akan mencoba membunuhku?"
Tanya Tony lagi
"Charlie.. jangan bertindak bodoh, jika kau melakukannya maka anakmu juga akan pergi bersamaku "
"Apa maksudmu?"
tanya charlie bingung
"Apa dokter belum mengatakan bahwa racunnya belum mendapatkan penawar?"
"Kau?!"
Charlie sangat marah mendengar nya
"Aku banyak berpikir sejak memperhatikan kalian beberapa tahun silam. Jadi aku membuat beberapa rencana karena aku sedang menghadapi anak-anak yang keras kepala seperti kalian, Sekarang kau pilih saja... Kau ingin aku mati maka anakmu juga mati, tapi jika kau masih mau bernegosiasi maka aku akan mengabulkan permintaan mu"
Charlie terdiam menatap tidak percaya pada wajah Tony, dia perlahan Menarik tangannya yang memegang pistol
Hingga tubuhnya melemah, lalu Charlie membuang nafas pasrah membiarkan Tony tertawa senang
Mata Charlie kembali menatap Tony "jadi apa yang kau inginkan?"
"Kau tidak memberi tahuku bahwa anakmu tidak punya kemampuan apapun, sangat di sayangkan! Jadi sebagai gantinya aku ingin kau bergabung denganku"
"Bagaimana jika aku tidak mau?"
"Kau mungkin tidak akan mendengar kabar babe lagi dan anakmu, kau akan mendapat telpon segera atas kematiannya "
"Kau !!! ... "
"Tidak ada waktu lagi, aku akan menyuruh dokterku untuk menyuntikkan penawar nya jika kau setuju"ucap Tony seraya memegang hp nya
"Tapi jika kau tetap bersikeras tidak mau, kau yang akan mendapatkan kabar dari rumah sakit "
Charlie kembali mengepalkan tangannya keras hingga kuku kukunya memutih
"Racun itu akan semakin menyebar ke darah, dan menghambat pernapasan, lalu di menit terakhir dia akan kehilangan kesadarannya dan nafasnya akan..."
"Baiklah, aku akan melakukannya!"
ucap Charlie tidak tahan mendengar lanjutan ocehan orang itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Other Story ( Pitbabe )
Fantasíamelanjutkan kisah pitbabe dan kekasihnya charlie.. yang kita anggap mereka akan bahagia karena semua masalah telah selesai. namun ternyata ada begitu banyak hal yang sudah menunggu mereka di masa depan,akankah mereka bisa melewatinya ? bagaimana kel...
