Babe berlari mencari Jeff sambil menangis, alan yang melihat itu kebingungan
"Babe ada apa?kenapa kau menangis?"tanya nya
"Phii .. dimana Jeff?"
"Jeff pergi lebih dulu dia bilang ada urusan, ada apa babe ? kenapa kau seperti ini?"
"Phi... Hiks hiks aku tidak bisa menghubungi Charlie... Nomornya tidak aktif"
"Babe... Mungkin baterai hpnya habis atau dia sedang sibuk.."
"Tidak... Bukan hanya itu, indraku itu...itu kembali seluruhnya, p'alan... Kau tahu maksudkukan?hiks... Phi... Charlie dia tidak mungkin... Dia.."
"Babe tenanglah sedikit... Kau mungkin kelelahan hingga terlalu banyak berpikir, duduklah.."
"Tidak phi... Aku tidak bisa... Aku harus segera menyusul Charlie perasaan ku tidak enak... Aku harus menyusulnya!"
Babepun pergi darisana
Alan menghela nafas lalu menelpon Jeff
"Jeff kau dimana?"tanyanya
"Hiks hiks Lung...hiks..."
"Jeff ada apa?!"
Alan membolakan matanya saat mendengar ucapan Jeff di telpon, dia segera menyusul babe yang hendak pergi dengan mobilnya
"Babe!"
Alan menahan babe
"Lepaskan aku phi ..aku harus menyusul Charlie "
"Babe... "
"Aku bilang lepaskan!! Aku harus memastikan Charlie baik-baik saja!"
"Itu tidak mungkin!!"
Babe terdiam mendengar suara tinggi Alan
"Aku akan mengantar mu"
ucap Alan lagi seraya menyuruh babe untuk duduk di kursi penumpang
Merekapun pergi.
***
Suara sirine ambulance dan polisi saling menyaut di jalanan tengah hutan, beberapa mobil kesulitan lewat karena ada sedikit perboden dalam evakuasi korban
Jeff menatap sedih mobil yang masih di bawah itu dengan perasaan kalut, air matanya kembali menetes.
Flashback..
Saat babe menerima semua pujian karena kemenangan nya, jeff pergi lebih dulu, dia kemudian menghubungi Kenta untuk menanyakan alamat rumah Tony yang baru
Setelah sampai di tempat itu, semua penjaga melarangnya masuk hingga Kenta datang dan membantu nya
"Tuan tony sudah pergi ke Singapura untuk acara pelelangan"ucap salah satu anak buah Tony
Kenta dan Jeff pun segera pergi menyusul. Namun di tengah jalan mereka sudah di hadapkan dengan sebuah kecelakaan di depan
Mereka turun dari mobil untuk melihat, dan Kenta sedikit terkejut saat melihat detektif dew ada disana
Diapun menghampiri
"Apa yang terjadi?"tanyanya
"Kau... Apa kau sudah dengar? Salah satu Korban adalah Tony Chen...ayahmu!"ucapnya sedikit berbisik
"Apa?!"ujar Kenta kaget
"Ada dua orang lagi , namun belum bisa di prediksi karena jasadnya hancur seiring mobilnya meledak, namun polisi menemukan beberapa bukti"lanjut detektif dew bicara
"Bolehkah aku melihat nya"
Detektif dew mengangguk, kentapun melihat sebuah cincin dan kacamata yang familiar
KAMU SEDANG MEMBACA
Other Story ( Pitbabe )
Fantasíamelanjutkan kisah pitbabe dan kekasihnya charlie.. yang kita anggap mereka akan bahagia karena semua masalah telah selesai. namun ternyata ada begitu banyak hal yang sudah menunggu mereka di masa depan,akankah mereka bisa melewatinya ? bagaimana kel...
