Seminggu kemudian Yumna menyandang status murid kelas 1 SD, dia masuk ke SD favorit di daerahnya sekalian SD tempat abang dan kakak sepupunya sekolah, abangnya sudah lulus dan alumni SD itu. SD negeri harapan 1
Dan bian ada di SD negeri pelita 1 mereka beda pilihan sekolah nya
Saat masuk Yumna senang karna ada teman nya yaitu aily, wisnu, dan andra
Sebenarnya banyak teman Yumna yang sekolah di tempat yang sama seperti Yumna yang tetapi yang dekat sama dia hanya beberapa
"Eh aily, bu mau pindah ke situ" Ucap Yumna, meminta pindah kelas yang sebenarnya Yumna ada di kelas b
"Yaudah iya" Jawab ibu Yumna yah, masih kelas 1 gapapa lah ya pindah kelas
Pikiran Yumna, dia akan sebangku dengan aily ternyata tidak, dia malah sebangku dengan yudha
Tetapi Yumna tidak kehabisan akal. Saat istirahat dia pergi ke tempat aily sambil membawa tasnya
Wisnu yang baru masuk kelas dan melihat Yumna yang duduk di tempatnya dengan tasnya yang ada di atas meja itu pun terkejut
"Loh na, ini tempat duduk ku" Ujar Wisnu yang tidak Terima dengan tingkah Yumna
"Eee tukeran yuk nu" Tawar Yumna
"Ga bisa na" Tolak Wisnu dengan halus
"Yahhh, ayo lahhh nu" Bujuk Yumna yang benar benar meminta untuk tukeran tempat duduk
"Ga boleh na" Tolak Wisnu lagi, ya gimana Wisnu tidak menolak permintaan Yumna, mereka masih kelas 1 udah seenaknya pindah pindah tempat duduk, takut aja Wisnu nanti kena marah guru
"Ayo lahhhh, boleh ya nu ya" Bujuk Yumna lagi
Wisnu hanya bisa menghela nafas pasrah atas apa yang Yumna lakukan
"Yaudah lah, iya boleh" Jawab Wisnu pasrah atas kemauan Yumna jika tidak gitu dia akan kena teror rengekan Yumna yang ingin tukeran tempat duduk
Sementara itu aily dibuat kecewa dengan apa yang terjadi, dia awalnya senang bisa sebangku sama Wisnu tapi kemudian dibuat kecewa dengan permintaan Yumna, dia ga bisa nolak apalagi nunjukin jika dia tidak suka, karna hanya Yumna yang mau berteman dengan nya
---
Saat pulang nya yumna bercerita kepada bian jika dia satu sekolah dengan Wisnu, aily, dan Andra
"Wih asik dong kalo gitu" Ucap bian kepada yumna
"Hehe iya lah jadi nana ga kesiapan" Ujar yumna yang semakin menyombongkan diri
"Hehe, oh ya na, bian sebentar lagi bakal pindah" Diluar ekspetasi yumna ternyata bian akan pindah rumah
"Loh... Kenapa bian? " Tanya yumna dengan tidak terima yang Tiba tiba mendapat kabar tak mengenakan seperti ini
"Ayah ku udah habis masa kerjanya di sini na, jadi harus pindah ke tempat nenek, di semarang" Jelas bian yang sebenarnya juga ga ingin pindah
Yumna yang mendengarnya cuma bisa terdiam dengan sebulir air matanya yang keluar secara bergantian membasahi pipinya
"Ga bisa kah, bian tetapi di sini saja? " Bujuk yumna yang masih ga mau teman masa kecilnya itu pergi "bian di sini saja sama nana" Tambah yumna
"Ga bisa na" Tolak bian
Mendengar itu yumna hanya bisa menangis dan memilih untuk pulang
KAMU SEDANG MEMBACA
Waktu
LosoweWaktu yang terus berjalan dan takdir yang sudah tertulis Ini tentang 5 orang yang menjalin persahabatan singkat namun membekas, dimana 4 di antaranya pergi terlebih dahulu dan meninggalkan berbagai memori bagi 1 orang sahabatnya dan orang orang di...
