Sore ini, Gracia, Mami Ve dan juga Zee pergi mencari takjil. Shani tidak ikut karena Christy sakit walaupun awalnya Christy merengek tetap ingin ikut.
"Dede tuh ga kenapa napa hiks" lirihnya di pelukan Shani masih menangis.
"Yauda ayo ke dokter mau?" ucap Shani mengelus punggung Christy. Christy menggelengkan kepalanya.
"Gamau huaaa, gamauu bunda" ucapnya menangis lagi dan menggelengkan kepalanya di leher Shani.
"Yaudaa ngga ngga, hus huss cup cup nen aja ya sayangg" ucap Shani meniduri dirinya dan anaknya di kasur lalu menyodorkan nipple nya.
Baru juga menyedot Christy mengeluarkan nipple nya lagi, Shanii heran mengerutkan keningnya.
"kenapa sayangg? ayo nen" ucapnya sambil menyodorkan lagii.
"rasanya beda bundaa, ndak enak" ucapnya menggelengkan kepalanya, Shani paham pasti akan beda karena dirinya sedang puasa.
"maaf ya, bundanya lagi puasa tapi paksain nantii panas nya ga turun turun dong" ucap Shani merayu Christy untuk menyusu lagi. Christy menyedotnya lagi Shani meng puk puk pantat nya agar tertidur.
Christy memejamkan matanya namun, tangannya tidak bisa diam seperti sedang meraih sesuatu, Shani yang melihat itupun memegang tangan Christy dan di taro di pinggangnya.
"ngelindur mulu anak bundaa, kenapa yaa" gumamnya sambil memeluknya.
Mereka sudah pulang jam 05:30 membawa banyak sekali makanan yang mereka beli, Shani belum keluar kamar karena Christy sama sekali belum melepaskan nipple nya.
"Zee panggil Cici gih suruh ke bawah" ucap Gracia menyuruh Zee untuk memanggil Shani.
Tok tok tok
"Cicii" ucap Zee mengetuk pintu kamar Shani pelan.
"masuk sayangg" ucap Shani karena tidak bisa membuka pintunya Christy masih menyusu.
"Hallo Cii, katanya suruh ke bawah" ucapnya tersenyum mendudukan dirinya di kasur samping.
"iyaa, bilangin dede nya masih nen" ucap Shani tersenyum kepada Zee, lalu Zee mengangguk dan keluar dari kamar.
"Katanya nantii Christy masih nen, kayanya mau tidur" ucap Zee duduk di kursi meja makan sedangkan Gracia dan juga Oma sedang memasak.
Shani mencabut nipple nyaa, namun Christy malah ikut bangun sambil menangis lagi.
"Bundaa huaaa hiks hiks" ucapnya sambil menangis dan mencari nipple nya lagi.
"gendong yaa? bentar lagi buka puasa nanti nen nya enak lagi" ucap Shani mengambil jaritnya lalu mengendong Christy ke bawah.
"Lohh katanya tidur, koo bangun lagi" ucap Oma mengelus pipi Christy di gendongan Shani.
"Cici cabut nipple nya malah ikut bangun lagi" ucap Shani yang menyodorkan nipple lagi kepada Christy.
Akhirnya adzan magrib pun sudah berkumandang, mereka sudah buka puasa.
"Gamauu duduk, gendong bundaa" rengek Christy sambil menangis lagi.
"heii, biarin bunda nya buka dulu okeii?" ucap Oma kepada Christy, namun Christy malah menangis makin kenceng.
"stt iyaa iyaa bunda gendong, noo nangis okeii?" ucap Shani mengendong sambil berbuka.
"biasanya sakit ga ginii sayangg" ucap Shani mencium pipi Christy.
"kamu udah bersih bersih gee?" tanya Shani kepada adiknya, walaupun Gracia ikut buka padahal aslinya ia tidak puasa.
KAMU SEDANG MEMBACA
welcome back, little angel!
Short Story"Terimakasi ya Tuhan, masih mempercayai Shani untuk menjaga anak Shani" -Shani Indira Natio. "Terimakasi tuhan, di kehidupan yang sekali ini aku masih bisa di pertemukan dengan bunda" -Angela Christy Natio.
