Pagi hari, Christy belum terbangun mungkin ngantuk karena kurang tidur.
"bunda mandi duluu" ucapnya sambil mencium kening Christy lalu masuk ke kamar mandii.
beberapa menit kemudian Christy memperjapkan matanya, ia mencari sekeliling tidak ada tanda tanda bundanya disana.
ia akan menangis, namun untungnya Shani sudah lebih dulu keluar dari kamar mandii.
"pagii cantiknya bundaa" ucap Shani menyapa Christy, lalu menjemur handuk terlebih dahulu di balkon.
"bunda ninggalin dede" ucapnya memalingkan wajahnya ke arah lain.
"ululu ngga jugaa, inii bundaa" ucap Shani memegang tangan Christy, namun Christy menepiskan nya.
"sayangg, bundaa cuman mandii, yakalii bunda ninggalin anak kesayangan bundaa canii" ucap Shani yang mencoba mengangkat Christy ke pangkuannya.
"loh panasnya belum turun turun nii" lanjut Shani yang mengeck panas Christy oleh punggung tangannya.
"ada yang sakit ngga badannya atau apa gituu?" tanya nya sambil mencium pipi Christy, namun Christy hanya menggelengkan kepalanya.
"bunda cape ndak?" tanyanya tiba tiba, Shani yang mendengar pertanyaan itupun langsung menggelengkan kepalanya.
"ngga dongg, ngapain bunda cape coba??" ucap Shani dengan menatap Christy gemass.
saat sedang berbicara ada telpon masuk kepada handphone Shani dan ternyata itu dokter Sisca yang akan periksa Christy.
"Halloo, saya sudah di depan" ucapnya lalu Shani buru buru turun ke bawah untuk menemuinya.
"Oh iya dok, tunggu bentar" ucapnya di dalam telpon, Christy yang mendengar kata "dok" pun langsung menatap Shani.
"ayo bunda gendong, kita kebawah" ucapnya sambil membenarkan jaritnya agar kokoh.
~~
"hallo pagii" sapa dokter tersebut di pintu tersebut.
"haii pagi jugaa, kok pagi pagi gini dok?" tanya Shani sambil mempersilahkan masuk ke dalam.
"siang ada operasi, jadi sekarang aja" ucapnya sambil menyiapkan peralatan nya.
"tidurin dulu, mau di periksa" ucap Sisca yang menepuk sofa, Shani akan meniduri Christy namun, Christy menggelengkan kepalanya dan memeluknya erat.
"heii, it's okeyy bunda disinii" ucap Shani yang mengelus tangan Christy, namun Christy tetap menggelengkan kepalanya.
"halloo, dokter inii baik" ucap Sisca yang mengelus punggung Christy.
setelah lama Christy di bujuk segala hal, akhirnya bisa lepas dari pelukan Shani dan di periksa oleh Sisca.
"Udahh, aku tuh baik temennya bunda kamu" ucap Sisca mencolek hidungnya Christy, lalu Christy buru buru duduk di pangkuan Shani lagi.
"Ngga ada yang seriuss Shan, tapi ya gitu Christy imun tubuhnya masih lemah jadi gampang demam"Ucap Sisca yang sedang menulis resep obatnya untuk Shani tebus di apotik.
"Ini obatnya tebus di apotik kasih sesuai anjuran yang udah saya tulis" ucap Sisca memberikan selembar kertas.
"Makasih ya sis, udah gua tf" ucap Shani yang mengambil kertas tersebut.
"makasih yaa, saya duluan ada operasi" ucap Sisca lalu berpamitan keluar, Shani mengantarkan ke depan.
"Bibii, boleh minta tolong tebusin obat dede di apotik depan?" ucap Shani menghampiri bi Inah yang sedang mencuci piring.
KAMU SEDANG MEMBACA
welcome back, little angel!
Historia Corta"Terimakasi ya Tuhan, masih mempercayai Shani untuk menjaga anak Shani" -Shani Indira Natio. "Terimakasi tuhan, di kehidupan yang sekali ini aku masih bisa di pertemukan dengan bunda" -Angela Christy Natio.
