"Terimakasi ya Tuhan, masih mempercayai Shani untuk menjaga anak Shani" -Shani Indira Natio.
"Terimakasi tuhan, di kehidupan yang sekali ini aku masih bisa di pertemukan dengan bunda" -Angela Christy Natio.
Sudah jam 8 namun belum ada tanda tanda Shani pulang, Christy menangis dan tantrum, Vee yang melihat itupun di buat pusing. Apalagi Shani yang di telpon beberapa kali tidak di angkat dan chat pun tidak di balas.
"Sebentar lagii pulangg, angel nya gabolee nangiss" ucap Oppa yang mengelus kepala Christy.
"Cari gih, bunda mau bersih bersih dulu, dede makan sama Oma Oppa yaa" ucap Shani menurunkan Christy, lalu dirinya masuk ke kamar.
"Suka banget kayanya sama sushii anak kecill inii" ucap Oma yang melihat Christy memasukan sushi tersebut yang jelas jelas mulutnya masih penuh belum di telan.
"Awku Emnwg syuka bgt" ucapnya sambil mengunyah.
"Angel, telan duluu, makannya pelan pelan gabakal di habisin inii" tegur Oppa kepada Christy agar tidak keselek.
"hheee iyaa Oppa maafin yaa" ucapnya sambil cengengesan baru menelan sushi tersebut.
Setelah beberapa menit, Shani pun keluar dari kamar mandi dengan baju piyamanya.
"Hallooo" sapanya lalu duduk di sofa dekat Christy.
"apalagi tadi cii, di mulut masih banyak tapi terus terusan masukin sushi ituu jadi pipi nya gembung bulat, ehh ama Oppa di tegur" Ucap Oma Veranda yang menatap Christy gemas, kalau bisa ia pengen gigi tuu pipii nyaa.
"Ahahah gemess banget anak bundaa" ucap Shani mencium pipi Christy lamaa.
"Sumpah cii, tadi mamii udah pusing, soalnya anakmu tantrum kamu di chat dan di telpon ga di bales lagi" ucap Oma Vee sambil memegang kepalanya.