Bab 22

1.7K 147 10
                                        

Mereka sudah pulang dari 2 hari kemarin. Kali ini bukan Christy yang sakit tetapi bundanya, Shani demam sejak tadi pukul 00:00 malam
Pagi kali ini Matahari sudah menyinari bumi bahkan sudah menembus kamar yang di tepati oleh kedua wanita itu. Tak lain tak bukan yaitu Shani dan Christy
"eughh pusing banget" ucap Shani yang baru saja terbangun, ia menyenderkan punggungnya ke dinding kamar
Ia tidak beranjak dari duduknya karna merasa sangat pusing bahkan untuk melihat saja ia tidak kuat lama lama
"hmsz bunda hiks bunda" rengek Christy merasa bundanya tidak ada di dekatnya
"apaa sayang bunda disini" ucap Shani lemas
Christy perlahan lahan membuka matanya dan melihat bundanya yang sedang bersandar
"bunda kenapa?"tanyanya baru saja bangun
"bunda gapapa sayangg" ucap Shani yang berusaha kuat
"bunda demam yaa? bentar aku ke Oma dulu" ucapnya sambil mengecek dahi Shani

beberapa menit kemudian Oma ve datang ke kamar tetapi tidak dengan anaknya
"kamu demam Cii?" tanya Oma yang baru saja membuka pintunya
"hmzz"
"Dede nya mna, Mam?" tanya Shani yang tidak melihat anaknya
"Di bawah katanya mau bikin bubur buat kamu" ucap oma ve yang mengecek keaadan Shani
"kok di biarin sii? kan itu bahaya" ucap Shani yang sedikit ngegas
"tadi mama udah bilang tapi dia malah bilang "gapapa Oma kan di bantu bibi, lagian kalau aku sakit bunda juga selalu bikin bubur buat aku masa aku ngga" ucap Oma yang bilang apa yang di ucapkan Christy tadi

tidak lama setelah mami ve berbicara, Christy pun datang dengan membawa semangkuk bubur dan segelas air minum untuk bunda nya
"Bundaaa" ucapnya sambil tersenyum dan mendekat ke arah sang bunda
"Bundaa sarapan dlu yaa, terus minum obat" lanjutnya sambil memegang mangkuk berisi bubur
Shani pun terbangun menyenderkan punggungnya di tembok, ia memijit pelipisnya merasa pusing
"pasti bubur kali ini enak banget" ucapnya sambil mengelus pipi Christy sekilas
"kenapa kan ini cuman bubur ayam pada umumnya" ucap Christy sambil menyuapkan bubur tersebut kepada sang bunda
"kann yang bikin anak bunda" ucap Shani sambil menerima bubur tersebut
Christy tidak menjawab ia hanya tersenyum sambil menyuapkan bubur tersebut.
saat suapan terakhir Shani tidak menerima suapan itu karna merasa sudah kenyang
"udah ya dee, bunda udah kenyang" ucapnya
"okee, bunda minum dlu obat. abis itu minum obat dan istirahat lagi" ucapnya sambil keluar kamar membawa mangkuk dan gelas bekas shani tadi

setelah menyuapi bundanya ia lanjut sarapan dengan oma nya.
"cucu oma udah besar yaa, panggil nya harus kaka jangan dede" celetuk oma ve yang lagi sarapan bersama
"gamau Oma, aku gamau di panggil kaka" ucapnya sambil menyuapi nasi ke mulutnya
"udah, aku udah kenyang" ucap Christy lalu pergi ke kamar
"aduh salah ngomong sama dede, mukanya badmood banget" gumam oma ve

Christy sudah masuk ke kamar dan melihat bundanya sedang tidur, ia tersenyum.
"bunda jangan lama lama ya sakitnya, aku ga tega liat bunda sakit kaya tadi" gumam christy, lalu meniduri tubuhnya di dekat Shani
ia menyalakan tv, lalu mencium sekilas pipi Shani yang sedang tidur

jam 10:00 Shani mulai menggeliat, ia melihat anaknya yang tertidur lagi sambil memeluk pinggang nya
"aduh bayi bunda pasti cape yaa" gumamnya sambil membenarkan tidur Christy
Shani menyodorkan nipple nya, karna sedari tadi belum menyusu. Christy mengulumnya tetapi tetap saja matanya tertutup
"Cii, udah bangun" ucap oma ve di pintu kamarnya
"udah mam, sini masuk" ucap Shani yang masih tiduran sambil mengelus punggung anaknya
"udah mendingan cii?" tanya oma
"udah mam, lumayan. kenapa?" ucapnya
"ini ada undangan dari Gracia, katanya ulang tahun. kita harus datang ke rumahnya dan nginap disana" ucap mami ve yang melihatkan isi chat nya
"oala oke mam" ucap Shani yang blm merubah posisi nya
"kayanya dede marah ke mami" ucap mami ve tiba tiba
"loh kenapa?" ucapnya sambil mengerutkan keningnya
"hhe tadi mami bilang sekarang Dede udah besar ya cocok di panggil kaka" ucapnya sambil cengengesan
"pantesan aja marah" ucap Shani sambil terkekeh

tidak lama dari perbincangan Oma ve dan Shani, Christy membuka mata bulatnya. Sambil menatap Shani
"ehh anak bunda udah bangun" ucapnya sambil memasukkan payudara nya
"jangan, aku masih pengen nen" ucap Christy menahan tangan bundanya
"iya iyaa nihh, bayi bayi" ucap Shani sambil mengarahkan nipple nya lagi
"sore ini mau ada acara di rumah tante Gracia, dan nginep de" lanjut Shani sambil menatap Christy yang sedang menyusu
Christy tidak menjawab ia anteng menyusu sambil memainkan telunjuknya di pipi Shani
"udah yaa, nantii kekenyangan loh" ucap Shani kepada Christy
"udah bunda" ucap Christy
"anak bunda tadi pagi kaya dewasa banget, ehh pas siang jadi bayi lagii" ucap Shani yang memeluk anaknya
"bunda, aku gamau di panggil kakaa" ucapnya sambil lirih
"ngga sayangg, se dewasa apapun kamu akan tetap bunda panggil dede" ucap Shani yang memeluk anaknya
"tapi oma bilang dede cocok di panggil kakaa" ucap Christy yang mendongakkan kepalanya menatap Shani dengan mata berkaca-kaca
"ngga sayang, oma kamu itu cuman jail. cup cup jangan nangis okeyy?" ucap Shani mengelus punggung Christy

Sore hari mereka sudah siap dengan pakaian gaunnya yang akan otw ke rumah Gracia
"kenapa harus pake baju gini sii, aku gasukaa" rengek Christy kepada Shani
"kan mau pesta ulang tahun, masa pake celana" ucap Shani yang masih berkutat dengan make up nya
"aku gasuka hiks mau ganti" ucapnya sambil terisak
Shani yang mendengar isakan Christy pun mendekati anaknya
"yauda dede pake celana, tapi jangan nangis okeyy?" ucap Shani yang mengelus rambut Christy
Christy hanya mengangguk

setelah menggantikan baju Christy, mereka turun untuk berangkat
"Mam udah belum" ucap Shani kepada Mami ve
"Ayo cii" ucap oma yang baru saja datang
"ehh dedee" ucap oma yang tersenyum, Christy hanya menatap sambil cemberut karna masih bete soal tadii
"ehh omaa hloo" ucap Shani dengan nada anak kecil
"yauda ayoo, biar pak Hasan yang anter" ucap Shani menggandeng tangan Christy

setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya mereka pun tiba di rumah Gracia
"kittoyyy" teriak Zee dari dalam dan memeluk Christy, Christy hanya membalas pelukannya.
"haii Oma, haii Cici" ucapnya sambil mencium punggung tangan Shani dan juga Ve
"Halloo ci, mam" ucap Gracia baru saja datang
"haii Gree, happy birthday yaa sayangg" ucap Shani sambil memeluk adiknya itu
"happy birthday, anak mamii yang kedua inii" ucapnya sambil memeluk dan mencium pipi nya
"Ayo masuk masuk, aku udah siapin tempat duduk khusus kok buat kalian" ucap Gracia

Mereka sudah duduk, dan melihat banyak sekali tamu. dan dekorasi yang begitu megah.
acara blm saja selesai padahal ini udah jam 8 kurang
"mau pulangg hiks hiks" ucap Christy lirih
Shani yang mendengarnya pun memangku anaknya
"kann kita nginep dee, besok pulangnya" ucap bunda Shani yang mengelus punggung Christy
"mau pulang bundaa" ucapnya lagii
"Zee, kamar buat Cici dimana ya?" tanyanya
"ohh sebelah kamar Zee, Ci" ucap Zee yang sibuk memotret acara nya
Shani mengangguk, dan membawa anaknya ke dalam kamar
"ngantuk yaa?" tanya Shani, tetapi Christy hanya menggelengkan kepalanya
"Sini nen" lanjutnya sambil menyodorkan nipple nya
"Aku mau pulang hiks hiks" ucapnya sambil mendudukkan dirinya
Shani ikut duduk dan memangku anaknya di sofa kamar
"besok ya pulangnya, sekarang udah malam dede tidur duluu" ucap Shani yang memberi perhatian
"nih nen yaa, pulangnya besok sekarang takut udah malam" ucapnya menyodorkan nipple nya lagi, Christy menyedotnya

Christy masih menyusu tetapi tidak tertidur, Oma ve datang dengan membawa kue
"dede mauu?" tanya nyaa
ia melihat lihat dan menunjukkan satu kue, "mau yang mana, yang ini?" tanya Oma tetapi di bales gelengan
"yauda dede ambil sendiri yaa" ucap Oma sambil menyodorkan piring kue itu
ia tidak memakan nya hanya di pegang
"makan dong kalau mauu" ucap Shani kepada anaknya
"mau pulang" ucap nya lagii
"besok sayang, sekarang mau pulang sama siapa? pak hasan kan udah pulang dari tadi" ucap Oma kepada Christy
"taro kue nya, bobo yaa" ucap Shani yang memangku anaknya ke kasur
ia meniduri Christy dan dirinya, tak lupa juga ia menyodorkan nipple nya

"Kitoyy kenapa Oma?" tanya Zee
"gapapaa dia cuman kekeh pengen pulang" ucap Oma ve
Zee hanya mengangguk
"udah tidur Zee, cape tauu" ucap Oma berjalan ke arah kamarnya

jam 1 dini hari Christy terbangun dan merengek ingin pulang
"mau pulang bunda hiks hiks" ucapnya sambil terisak
Shani mulai terusik, ia terbangun dan melihat anaknya yang gulang guling kesana kemari
"dedee ini baru jam satu tidur lagi yaa" ucap Shani yang menarik tubuhnya lalu memeluknya
ia malah mendudukkan dirinya sambil terus berucap ingin pulangg
Shani terbangun dan memangku anaknya untuk duduk di sofa
"emang kenapa rumah tante Gracia? kok dede sampai mau pulang" tanya Shani
Christy hanya menggelengkan kepalanya saja
Shani membuka payudaranya lagi, lalu menyodorkan nipple nya
"hiks hiks pulang bunda hiks" ucapnya sambil menyedot asi nya
"besok yaa, sekarang bobo lagi di kasur okey?" ucap Shani dan di beri gelengan oleh Christy

perlahan lahan Christy tertidur lagi, Shani yang melihat pun membawa nya lagi untuk tidur di kasur, ia meniduri Christy perlahan lahan dan untungnya tidak terusik karna susu nya tidak lepas

bjirr gimana kabarnya? sorry baru up karna kemarin nenek aku meninggal hiks hiks
ini part terbanyak sii, karna biasanya sampai 1000 kata sekarang hampir 2000 kata whhee
kalau ngebosenin ya maaf, namanya jugaa masih pemula. Ini draf ygy dari 30 Desember 2024 hhee males di publish. ywdh gitu aja bye

welcome back, little angel! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang