🐾🐾🐾
Irrad di paksa berjalan ke ruang ganti baju di kamar itu. Irrad sempat ketakutan saat tubuhnya di giring paksa dengan mudah oleh seseorang. Tapi saat melihat wajah seseorang yang tidak asing di depanya sekarang dengan lampu yang redup, ia menjadi tenang.
Skylar.
Irrad benar benar tidak habis pikir dengan sosok di depannya. Ekspresi apa itu, Irrad tidak mengerti. Kenapa Skylar terlihat sangat sedih. Bukankah disini cinta Irrad yang tidak terbalaskan ? Apa alasannya.
Wajah Skylar terlihat sangat menyedihkan. Ia mendekatkan wajahnya ke Irrad, meletakkan kepalanya di bahu kecil Irrad tanpa berfikir dua kali. Di peluknya lembut tubuh Irrad yang ramping itu.
Irrad terus di buat bingung dengan sikap Skylar yang seperti ini. Perasaan Irrad tidak pernah melemah, bahkan tiap saat semakin memenuhi hatinya. Seperti gelas yang di paksa untuk menampung air lebih banyak.
Hati Irrad tak kuasa melihat Skylar yang seperti ini, di balasnya pelukan Skylar. Di peluknya erat hingga tidak ada jarak di antara tubuh mereka. Irrad bertanya secara halus.
"Lu kenapa ler ?" Sembari mengelus kepala Skylar dari belakang.
Skylar hanya menggelengkan kepalanya tanpa berpindah dari bahu Irrad.
Irrad terus di buat bingung karena sinyal yang di berikan Skylar selalu bercampur. Sebenarnya apa yang di inginkan Skylar ?
Irrad menyenderkan kepalanya di samping kepala Skylar. Terdengar jantung Skylar yang berdetak dengan sangat kencang. Irrad menyadari hal itu.
Disaat seperti ini yang membuat Irrad terus berfikir...
Mungkin,
Mungkin saja Skylar masih sulit menyadari perasaannya sendiri. Mungkin saja Skylar perlu waktu untuk mengakui hal itu.
Lagi lagi Irrad harus mengalah. Ia harus bisa membuat Skylar kembali bersemangat. Tidak hanya karena Irrad tidak mau melihat Skylar bersedih. Irrad juga tidak mau karena dirinya permainan Skylar jadi tidak maksimal.
Irrad mengangkat pelan kepala Skylar dari bahunya agar mereka bisa saling bertatap muka. Wajah Skylar benar benar bisa membuat Irrad merasa bahagia. Senangnya Skylar, sedihnya Skylar, semuanya.
Irrad selalu menyukai Skylar, bagaimanapun keadannya.
"Lu kenapa ler ? Gajelas banget lu tai hahaha" Ucap Irrad berusaha tersenyum untuk menenangkan Skylar.
"Lu yang ga jelas..." Ucap Skylar dengan Nada seperti anak kecil yang merengek.
"Gue ngantuk ah, mau tidur, lu ga ngantuk apa ?" Irrad mau melepaskan tangannya dari wajah Skylar, tapi Skylar langsung menahan tangan Irrad agar tidak kemana mana.
Skylar mengubah ekspresi nya yang semulanya sedih jadi seperti orang ngambek. Irrad mengangkat alisnya sebelah dan tersenyum, bertanya tanya kenapa Skylar seperti itu.
Skylar menarik tangan Irrad tanpa penolakan. Membawa Irrad ke depan kasur Skylar yang berantakan. Irrad melihat ke arah Skylar yang sedang marah karena kasurnya berantakan.
Sedari tadi Irrad merasa gemas dengan Skylar yang bertingkah seperti anak kecil.
Skylar duduk di kasurnya sambil marah. Ia terus menatap Irrad tanpa henti seakan menunggu respon Irrad.
Irrad di buat menghela nafas oleh tingkah Skylar. Irrad menepuk daerah kasur yang kosong di sebelah Skylar, membersihkan remahan remahan makanan ringan lalu kemudian merebahkan tubuhnya di kasur Skylar.
Skylar terlihat bersemangat melihat bagaimana Irrad menuruti keinginannya yang bahkan Skylar sendiri tidak sadari.
"Selimut lo mana sini" Irrad memerintah Skylar.
Skylar langsung mengambil selimut yang terlipat di bawah bantal yang ada di sebelah Irrad. Tanpa di perintah lagi, Skylar langsung menyelimuti Irrad.
Setelahnya Skylar ikut merebahkan dirinya di samping Irrad.
Sebenarnya apa yang ada dipikiran Irrad, ia baru sadar kalau dia terbawa suasana terlalu jauh. Harus sampai tidur di kasur yang sama ? Serius ?
Irrad membenamkan wajahnya ke selimut Skylar. Wangi tubuh Skylar melekat diselimut itu. Irrad malu mengakui kalau ia menyukainya.
Skylar terus memperhatikan gerak gerik Irrad. Kemudian ia mendekat dan memanggil Irrad yang bersembunyi dibalik selimutnya.
"Rad..."
Irrad terdiam, ragu untuk muncul ke permukaan. Perlahan Irrad membuka selimut Skylar. Ia membalik tubuhnya seperti kura kura dan hanya menampakkan wajahnya saja.
"Apa lu ?" Jawab Irrad judes.
"Lu doyan banget selimutan sebadan gitu. Apa gak gerah ?"
Kesal sekali Irrad mendengar ucapan Skylar. Memangnya perbuatan siapa yang membuat Irrad terus bersembunyi di balik selimut.
"Dingin lah, makanya gue pake selimut" Irrad berusaha memberi alasan.
Tanpa disadari, wajah Irrad memerah.
"Emang iya ?" Tanya Skylar.
Skylar menarik selimut yang ada di tubuh Irrad. Irrad tersentak. Dia dan Skylar sangat dekat. Dahi Irrad berkeringat. Sepertinya jantung Irrad akan meledak.
Skylar tersenyum sebentar sambil terus menatap Irrad. Setelahnya, di bentang Skylar selimut yang di pegangnya, hingga selimut itu menutupi tubuh dua laki laki dewasa itu.
"Lu kaya tuyul Rad kalo gelap gini"
Yang di maksud langsung marah dan membalas hinaan Skylar
"LU KAYA GENDERUWO YA KALO GELAP GINI !"
"Mana ada genderuwo ganteng kaya gini Rad, ngata ngatain orang harus sesuai lah"
Wajah Skylar benar benar seperti orang yang meremehkan Irrad. Di tengah kekesalan Irrad, ia teringat kalau dulu saat mereka sedang bertengkar kecil. Skylar menggelitik Irrad tanpa ampun.
Mungkin ini saatnya melancarkan aksi balas dendam yang setimpal. Irrad langsung menindih tubuh Skylar dan menyerang leher Skylar. Karena disitulah Skylar bisa merasa geli.
Di tengah malam yang sunyi itu mereka berusaha memperkecil suara tawa mereka.
Tak bertahan lama kemenangan Irrad, Skylar menarik tubuh Irrad kekasur dan dengan cepat membalikan keadaan. Skylar menatap Irrad yang sedang berusaha mendorong tangan Skylar karena tidak mau Kalah.
Perlahan tawa mereka mereda menyisakan ketenangan.
Tangan yang semulanya saling mendorong, kini saling menggenggam erat.
Skylar dengan tenang merebahkan tubuhnya di atas Irrad, menempelkan kepalanya ke dada Irrad.
"Seandainya kita bisa gini terus Rad.."
Suara Skylar begitu lembut mengucapkan hal itu. Membuat Irrad tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. Irrad hanya tersenyum dan mengelus pelan rambut Skylar.
Malam yang tenang menjadi selimut bagi mereka berdua agar bisa tidur nyenyak.
🐾🐾🐾
To be continued...
KAMU SEDANG MEMBACA
Hai & Bye || Skylar X Irrad || [ On Going ]
RomanceIni tentang mereka yang menahan perasaan cinta nya yang kian mendalam. Dan ini tentang mereka yang tidak pernah mau mengakui perasaannya sendiri. 🐾 Tidak satupun dari mereka yang memaksa kan kehendak. Karena meski mereka memiliki perasaan yang sama...
![Hai & Bye || Skylar X Irrad || [ On Going ]](https://img.wattpad.com/cover/375473045-64-k365918.jpg)